Alfred Riedl Akan Torehkan Sejarah Manis Bagi Sepakbola Indonesia

alfred-riedl-nshot_73KORANBOGOR.com,JAKARTA-Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl berupaya mengubah sejarah manis untuk Merah Putih dengan memberinya trofi juara.

Pihaknya berharap anak-anak asuhannya bisa menggilas Thailand pada partai final leg kedua Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12) malam. “Sejarah akan berubah. Saya akan mencoba memenangkan gelar di Thailand,” Tegas Riedl, Jumat (16/12).

Namun untuk mengubah sejarah bukan perkara mudah. Sebab Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menghadapi juara bertahan. Mereka juga bakal didukung puluhan ribu pendukung di dalam stadion.

“Besok akan menjadi pertandingan sulit bagi kami untuk mempertahankan keunggulan saat ini karena Thailand adalah tim terbaik di Asia Tenggara. Target kami adalah bermain baik melawan Thailand yang menjadi favorit,” Ujar juru racik 67 tahun tersebut.

Menurut Riedl, saat ini pemain didikannya memiliki kepercayaan diri yang tinggi karena memiliki modal positif. Indonesia menang 2-1 pada pertemuan pertama saat menjamu skuad Negeri Gajah Perang di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, 14 Desember lalu. Justru dia menyebut pemain Thailand sedang tertekan menghadapi leg kedua.

“Posisi kami tetap underdog meski kami menang di leg pertama. Karena itu, tekanan ada di pemain Thailand,” Katanya.

Pelatih berpaspor Austria ini juga belum mengungkap siapa yang akan menjadi starter, termasuk pengganti Andik Vermansyah yang sedang dibekap cedera. Menurut Riedl, itu menjadi bagian strategi yang tak boleh diungkap ke publik.

“Saya akan bicara pada pemain sebelum menentukan siapa yang akan bermain. Saya tidak akan membocorkan strategi karena ada Kiatisuk (pelatih Thailand) di sini,” Ujar dia.

Di sisi lain, Riedl mengeluhkan jeda pertandingan yang cukup singkat, hanya tiga hari. Menurut dia, waktu beristirahat pemain dirasa kurang mengingat terpotong perjalanan dari Jakarta ke Bangkok.

“Kami hanya memiliki waktu istirahat kurang dua hari. Ini jelas tidak ideal. Saya akan protes kepada AFF karena idealnya ada waktu istirahat lebih untuk pertandingan besok,” Ungkap mantan pelatih timnas Laos dan Vietnam tersebut.

Pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang tak kalah sesumbar. Pihaknya akan mempertahankan gelar juara, sekaligus mempersembahkan trofi kelima buat negaranya.

“Kami akan coba memenangkan gelar kelima. Semua pemain kami siap dan kami menargetkan menjadi juara,” Ujar Kiatisuk.

Dia melanjutkan, anak-anak asuhannya sudah melupakan kekalahan perdana dari Indonesia di final leg pertama. Pihaknya bertekad akan membalikkan keunggulan agar target juara bisa digapai. “Kami harus melupakan masa lalu, besok target kami adalah menang,” Katanya.

Kiatisuk juga menyimpan rapat strategi yang akan diterapkan pada pertemuan nanti. “Saya tidak akan membocorkan (strategi), kita lihat saja besok,” Pungkasnya.(Red)

Share this Post :