Wisata Air Terjun Gangsa

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Apa yang anda ketehaui tentang lampung? pasti banyak orang yang bilang Lampung adalah tempatnya begal . Disini saya merubah midseet  orang – orang tentang lampung melalui tempat wisata yang belum kalian ketahui. Banyak tempat wisata yang indah dan wajib kalian kunjungi .

Disini saya akan menceritakan salah satu wisata yang ada di Lampung yaitu air terjun gangsa . Air terjun ini berada di  dusun Tanjung Jaya, Kampung Kota Way Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan untuk Perjalanan ke Air Terjun  Gangsa merupakan perjalanan panjang untuk menemukan “surga” yang tersembunyi di pedalaman Lampung. Sepanjang perjalanan rimbunnya pepohonan tersembul di berbagai sisi.

Kebun kopi, lada dan aneka tanaman perkebunan juga banyak ditemukan disini. Sesekali perkampungan khas pedesaan yang kondisinya masih sepi tampak bergerombol di beberapa titik.

Jejeran rumah panggung suku Semendo juga dapat kalian lihat di beberapa kampung. Semua berpadu, menjadi bagian yang tak terpisahkan menuju kawasan wisata air terjun  Gangsa.

Pemandangan yang sungguh luar biasa, air terjun yang berpadu dengan hijaunya hutan di lereng pegunungan. Untuk menikmati debur sungai dan derasnya air terjun gangsa kita harus menuruni anak tangga yang berjumlah sekitar 67 anak tangga.

Tentunya hal yang mudah bagi Anda yang rajin berolahraga. ketinggian air terjun ini mencapai ± 50 m dengan lebar pematang air sekitar 20 m.  di bagian sisi lain ada juga air terjun kecil yang terpisah tetapi masih dalam satu kawasan. Pemandangan yang benar-benar menakjubkan jika kita lihat air terjun ini dari aliran sungai.

Bahkan, saat kalian  berkunjung kesini ada beberapa warga setempat yang sedang asik memancing. Tentunya memancing di alam terbuka sembari ditemani kicauan burung di pepohonan yang begitu rimbun.

Kabut lumayan tebal masih menyelimuti kawasan ini saat senja selepas hujan itu datang.

Namun, ternyata matahari kemudian kembali bersinar dan mulai menyibak kabut yang menghalangi pemandangan.

Desir angin semilir menusuk tulang begitu terasa. Embun yang sejuk menambah suasana semakin alami.  Suhu udara di sana relativ dingin antara 18 derajat celcius sampai 20 derajat celcius.  Pada malam hari suhunya jauh lebih dingin lagi.

Konon, nama  ‘Gangsa’  berasal dari legenda masyarakat setempat yang artinya suara gemerincing air terjun ini bagaikan suara seruling Gangsa.

Seruling Gangsa sendiri merupakan seruling bambu yang biasa digunakan oleh masyarakat pada masa lalu.

Nah, dari suara inilah nama Air Terjun Gangsa kemudian disematkan pada air terjun yang masih alami ini.

 

 

(Red/Penulis : Yogi Oktavianto/UST ( Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa/Prodi PGSD ( Pendidikan Guru Sekolah Dasar )

 

Share this Post :