LONGSOR menutup Jalan Banyumas

KORANBOGOR.COM, Banyumas – Hujan deras yang terjadi pada Minggu (17/12) sore menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Gumelar, Banyumas, Jawa Tengah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Hujan deras sejak siang, lalu sekitar pukul 17.00 WIB terdengar suara kayak genteng jatuh. Lalu saya keluar, pas saya lihat pohon di atas bukit (belakang rumah) pohon-pohon sudah pada tubuh,” kata Kasman, warga Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar yang rumahnya rata dengan tanah, Senin (18/12/2017).

Sesaat setelah melihat pepohonan di atas bukit setinggi 50 meter tersebut Longsor, dirinya langsung berlari menyelamatkankan diri bersama keluarganya. Material tanah, batu dan pohon saat itu langsung meratakan rumahnya.

“Longsornya cepat langsung menghantam rumah saya, dan rumah sebelah saya,” ujarnya.

Di sini ada 3 rumah yang rusak, 1 rumah rusak berat akibat dihantam material longsor dan 2 rumah rata dengan tanah akibat terkena material longsor dari tebing tersebut.

“Harta benda hilang semua. Dua rumah itu diisi tiga orang. Semua sekarang ngungsi di rumah saudara,” ucapnya.

Danramil Gumelar, Kapten Inf Syukur mengatakan jika di Kecamatan Gumelar setidaknya terdapat sekitar 23 titik longsor. Akibatnya ada 9 rumah terdampak dan 3 rumah rusak berat hingga roboh.

“Yang terparah di sini yang hancur 2 rumah hilang total dan 1 rumah kehantam material longsor. Sisanya titik longsor dan terkena material lumpur dan batu,” jelasnya.

Dia menjelaskan kontur tanah yang labil menyebabkan lokasi tersebut sudah tiga kali mengalami longsor. Bahkan dalam dua tahun terakhir di lokasi tersebut sudah terjadi longsor hingga dua kali dan menyebabkan warga direlokasi.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan penanganan secara manual. Meskipun begitu, masih ada titik longsoran lain yang harus diupayakan menggunakan alat berat. Longsoran juga menutup akses jalan Kabupaten dan jalan desa di Ciwaras dan Padawaras serta Leter S.

“Upaya berkoordinasi dengan unsur terkait, karena untuk penanganan tidak bisa dilakukan manual. Kita pakai alat berat, di Ciwaras (longsor) menutup jalan, dan di Padawaras serta leter S tertutup longsor material kayu dan batu,” ucapnya.

Selain itu, akses listrik ke arah Gumelar juga terputus. Sebab ada pohon tumbang yang posisinya rawan menimpa jaringan listrik. “Perbaikan menunggu pohon itu ditebang,” jelasnya.

Dia juga mengimbau kepada warga agar selalu waspada saat memasuki musim penghujan.

“Kami himbau warga saat situasi hujan seperti sekarang ini harus waspada. Karena kontur tanah di Gumelar yang rawan longsor,” imbaunya. (red)

Share this Post :