Polres Bogor Berlakukan Satu Arah Dari Puncak Menuju Jakarta

KORANBOGOR.com,BOGOR-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa satu arah dari arah Puncak, Bogor, ke arah Jakarta, pada mulai Sabtu (23/12) sore pukul 15.00 WIB.

Skema ini diberlakukan untuk mengosongkan jalur Puncak terlebih dahulu sebelum wisatawan dari Jakarta mupun Cianjur bisa melintas pada sore atau malam hari nanti.

Bripda Dina Fitria dari Satlantas Polres Bogor mengatakan, bagi pengendara yang hendak menuju Puncak diharapkan bersabar. Tidak kalah penting, wisatawan juga sebaiknya tetap berada dalam antrian agar tidak mengganggu lalu lintas.

“Untuk mereka yang ke Jakarta pun juga berhati-hati,” ucapnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Sabtu (23/12).

Satu arah ini dilakukan dengan titik pending di seputaran Pos 1 B dan SPBU Patung Ayam. Dari data terbaru yang dimiliki Satlantas Polres Bogor, tercatat sebanyak 25.522 kendaraan terlah melintas di Gerbang Tol Ciawi. Sementara 9.934 mobil memasuki gerbang tol, sisanya, yakni 15.588 mobil terlihat mengarah ke luar.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky, mengatakan, jajarannya kini tengah fokus pada tujuh titik. Selain GT Ciawi, ada Simpang Gadog, Tanjakan Selarong, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Taman Safari dan Restoran Rindu Alam.

“Sebagian besar terpantau ramai lancar pada sekira pukul 15.00 WIB,” ujarnya.

Antrian kendaraan terlihat nihil di sekitar GT Ciawi, baik di jalur keluar (menuju Puncak dan Sukabumi) maupun pintu masuk (menuju Jakarta).

Sementara itu, arus lalu lintas Simpang Gadog ke arah Jakarta terpantau ramai lancar dengan kecepatan 30 sampai 40 kilometer per jam.

Kondisi lebih padat terpantau di Tanjakan Selarong dan Simpang Megamendung di mana pengendara dapat melaju rata-rata 20 hingga 30 kilometer per jam. Dicky menjelaskan, di tiga tempat, situasi arus lalu lintas cenderung sama.

“Dari Pasar Cisarua, Simpang Taman Safari dan Restoran Rindu Alam yang mengarah ke Jakarta terpantau ramai lancar. Dengan kecepatan 30 sampai 40 kilometer per jam,” ucapnya.

Kepada para pengendara, baik menuju Puncak maupun sebaliknya, Dicky mengimbau untuk tidak mendahului kendaraan lain yang akan menimbulkan kemacetan.

Selain itu, tetap tertib dalam berlalu lintas dan ikuti peraturan yang ada. Tidak kalah penting, tetap bersabar di dalam antrian apabila situasi jalur tengah ramai.(Red)

Share this Post :