9 Kesalahan Fatal Saat ‘Pedekate’

KORANBOGOR.COM, Jakarta – Kadang punya seseorang yang disukai bisa jadi energi tersendiri. Segala cara dikerahkan untuk lebih mengenal dia yang mencuri perhatian. Media sosial selalu jadi ladang untuk mencari tahu tentangnya.

Hal yang paling membahagiakan tentunya mendapatkan nomor ponselnya dan mulai mengisi hari-harinya dengan teks-teks indah atau pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi pikiran. Akan tetapi, mungkin beberapa usaha yang dikerahkan justru bisa jadi bumerang. Bukan mendapatkan hatinya, malah keinginan untuk menyanding dirinya harus urung terjadi.

Oleh karenanya, jika keberhasilan pedekate jadi resolusi di 2018, psikolog sosial Terri Orbuch, terapis hubungan Irina Firstein dan penulis buku The Breakup Bible Rachel Sussman membeberkan 9 kesalahan saat pendekatan atau saat awal memulai hubungan, termasuk saat kencan pertama seperti dikutip dari The Independent dan Buzzfeed.

1. ‘Kepo’ media sosial miliknya

Menurut Sussman, rasa ingin tahu tentang ‘gebetan’ misal seperti apa dia saat di bangku sekolah, dia lulusan sekolah mana atau di mana dia pertama kali bekerja lewat media sosial sebelum berkencan adalah hal yang kurang bijak. Media sosial tak selalu menampilkan hal yang sebenarnya. Dia mengingatkan, kini orang berada di era hoax atau informasi palsu. Mencari tahu lewat media sosial dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahan konsepsi terhadap si dia sebelum bertemu orangnya.

2. Membicarakan mantan

Hal ini jelas ‘diharamkan’. Tentu calon pasangan tak ingin mendengarkan apapun soal mantan kecuali tak ada keinginan untuk menjadikan dia pacar atau teman kencan. Menjadikan mantan sebagai bahan pembicaraan hanya akan memperlihatkan bahwa orang belum sepenuhnya siap untuk hubungan yang baru.

3. Jual mahal

Saat berkomunikasi melalui teks dengan si dia, kadang orang ingin dianggap sibuk, keren atau ada ada hal penting lain yang harus dikerjakan sehingga teks tak langsung dibalas. Namun, jangan terlalu memaksakan dan kemudian membuat takut untuk menjawab teks. Sussman berkata, jika memang tak ingin berkomunikasi dengan ping pong yang cepat, maka coba untuk menyibukkan diri dengan kegiatan lain.

4. Narsis

Menjalin hubungan adalah soal membuka diri terhadap orang lain. Namun bukan berarti orang harus mengeluarkan terlalu banyak informasi mengenai dirinya. Mungkin istilah mudahnya ialah narsis, terlalu terpusat pada diri sendiri. Saat mengobrol, sedikit demi sedikit berikan informasi mengenai diri pribadi. Obrolan pun akan mengalir dengan sendirinya dan si dia pun akan membuka informasi tentang dirinya.

5. Ciuman di kencan pertama

“Saya tidak berpikir bahwa berciuman atau hook up saat kencan pertama adalah satu-satunya cara untuk tahu jika si dia benar-benar tertarik pada anda atau tidak,” kata Orburch. Keintiman pada tahap awal hubungan bisa jadi tanda nyata bahwa segala sesuatu berjalan baik. Namun, hal ini sebaiknya tidak dianggap sebagai tanda kecocokan. Bagi sebagian orang, perlu waktu untuk merasa cukup nyaman untuk terikat pada keintiman seperti dengan berciuman atau bahkan berhubungan badan.

6. Terpancang pada daftar ‘pertanyaan’

Kencan memang cara untuk menemukan seseorang yang tepat. Namun, jangan sampai kencan jadi berantakan saat orang terlalu memaksakan sejumlah daftar pertanyaan yang ingin diajukan pada si dia. Menurut Firstein, ‘checklist dating’ hanya akan menghambat proses perkenalan. Pergilah kencan dengan pikiran terbuka, lanjutnya. Daftar pertanyaan ini memang penting untuk para single, tapi jangan terlalu terpancang padanya.

7. Tak pernah menelepon

Meski komunikasi telah dimudahkan dengan sejumlah teknologi, tapi Orburch menggarisbawahi, jika ini soal ‘bahasa cinta’, maka spontanitas dalam kehidupan nyata lebih memegang peranan penting. Komunikasi lewat teks bisa menyembunyikan nada suara saat menyampaikan sesuatu. Untuk mendapat reaksi yang spontan dari si dia, bicaralah secara langsung dengannya. Meski tak bertemu secara langsung, nada atau pilihan kata bisa membuat orang menilai bagaimana kelanjutan kencan anda.

8. Ingin kencan yang mewah

Orburch memberikan saran untuk tidak terlalu berlebihan pada kencan pertama. Buat kencan yang sederhana dengan ke kedai kopi atau bar. Kencan juga bisa dilakukan dengan pasangan lain alias double date agar terasa lebih seru.

9. Terus bicara tanpa jadi pendengar

Kesalahan paling fatal saat kencan ialah terus bicara tanpa pernah mendengarkan. Jika pusat bahan pembicaraan adalah tentang kehidupan salah satu orang saja, maka jangan harap kencan akan berlanjut atau menjadi hubungan pacaran.  (red)

Share this Post :