Destinasi Kuliner Terbaru ” Restoran Salazon ” Di Seminyak

KORANBOGOR.com,SEMINYAK-Anda yang telah memiliki rencana untuk menghabiskan libur akhir tahun di Bali, jangan lewatkan untuk menikmati petualangan kuliner di Restoran Salazón yang berlokasi di kawasan Seminyak.

Restoran bergaya industrial chic ini dikepalai oleh Executive Chef berkebangsaan Australia, Chef Paul Lewis. Ia mengatakan keunikan Salazón berada pada sajian seperti daging dan ikan yang dimasak dengan kayu, diasinkan, diasap atau dipanggang.

Dalam keterangan resminya, Chef Paul telah merengkuh petualangan memasak dan bekerja di hotel dan restoran mewah di beberapa negara dan tentu saja kepiawaiannya dalam mengolah bahan makanan tak perlu diragukan lagi.

Dalam memasak Chef Paul Lewis selalu menggunakan bahan-bahan segar dan bahan-bahan musiman untuk menciptakan menu yang sederhana, murni dan lezat. Kecintaannya dalam memasak barbeque, bersumber dari latar belakang dirinya yang berasal dari Australia.

“Saat kita bicara tentang memasak, saya adalah seorang yang tradisional. Saya mencari kejujuran dalam memasak, seperti halnya dengan barbeque yang lezat, dimana setiap bahan masakan berbicara untuk dirinya sendiri,” ujarnya.

Untuk menyajikan menu bagi setiap pelanggan, Chef Paul dan tim akan benar-benar memasaknya secara fresh mulai dari daging yang dimarinasi, potongan daging asap, cuka, saus tomat dan berbagai macam tambahan makanan seperti saus cabai, es krim dan berbagai jenis roti, mulai dari roti sourdough dan mentega.

“Bagi saya di Salazón, semuanya berkaitan dengan kejujuran, metode memasak zaman dulu, yang menggunakan proses pengawetan tradisional, pengasapan dan pengacaran. Gaya makanan menjadi kembali ke asal, namun di sampaikan dengan penuh gairah,” tambah dia.

Chef Paul juga membuat proses dry aging dan pengacaran yang berbeda bagi tiap potongan daging, bebek, ikan, burung dara, ayam, babi maupun daging sapi. Selain itu Ia juga memastikan semua bahan dasar, kecuali daging sapi, di dapatkan secara lokal, termasuk daging domba.

“Singapura layaknya kiblat dari makanan yang menakjubkan di Asia, tetapi Indonesia dapat dengan cepat mengejar ketinggalan, dan sangatlah menyenangkan untuk berada di sini,” tutup dia.(Red)

Share this Post :