Sekjen APJII Jadi Anggota Organisasi Peregister Internet Dunia

KORANBOGOR.com,JAKARTA – Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Henri Kasyfi Soemartono mulai 1 Januari 2018 ditunjuk menjadi anggota The Number Resource Organization Number Council (NRO NC).

NRO sendiri merupakan lembaga koordinasi yang memayungi lima Regional Internet Registries (RIR) di dunia yakni AFRINIC untuk kawasan Afrika, ARIN (Amerika Utara), LACNIC (Amerika Selatan), RIPE NCC (Eropa), dan APNIC (Asia Pasifik). Indonesia yang diwakili oleh APJII menjadi satu dari 6 NIR di bawah naungan APNIC.

Dalam rilisnya, APJII menyatakan penunjukkan Henri sebagai bagian dari NRO Number Council memberikan angin segar bagi dunia Internet di Tanah Air.

Dewan ini beranggotakan 15 orang dari kelima RIR yang bertanggung jawab membantu merumuskan kebijakan internet global. NRO Number Council juga akan berkoordinasi dan memberikan masukan kepada The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) melalui The Address Supporting Organization (ASO).

“Indonesia, yang selama ini telah menjadi NIR dibawah APNIC, akan dapat menjadi lebih berperan lagi dalam kancah Internet Global. Dengan penunjukkan ini, Indonesia dapat ikut berkontribusi langsung terhadap global policy karena berada di sebuah badan independen antara ICANN dan kelima RIR,” ungkap Henri dalam keterangan, Rabu (9/1/2018).

Menduduki jabatan strategis sebagai NRO Number Council merupakan kesempatan langka. Setiap RIR mendapatkan jatah 3 orang untuk menduduki posisi ini. Adapun di APNIC, dua orang di antaranya dipilih secara demokratis oleh komunitas internet se-Asia Pasifik dengan durasi jabatan 2 tahun.

Sementara itu, Dewan Eksekutif APNIC juga berhak mengusulkan satu nama untuk menjadi bagian dari NRO Number Council dengan masa bakti satu tahun. Henri mendapatkan kepercayaan penting tersebut setelah ditunjuk langsung oleh Dewan Eksekutif APNIC.

Pengalaman Henri selama puluhan tahun di jagat Internet tentu menjadi modal besar untuk bisa berkontribusi di tingkat global. Posisi strategis di Lembaga sekaliber NRO membuka kesempatan kepada para pelaku industri Tanah Air untuk turut berperan dalam pengambilan kebijakan global.(Red/PRAPJII)

Share this Post :