Empat Paslon Walikota – Wakil Walikota Jalani Test Kesehatan dan Psikologi

KORANBOGOR.com,JAKARATA-Setelah resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor untuk mengikuti gelaran Pilkada Kota Bogor 2018, empat pasangan calon walikota dan wakil walikota Bogor hingga hari ini (12/1/18) masih menjalani test kesehatan dan psikologi.

Ke-empat paslon yakni Dadang Iskandar Danubrata – Sugeng Teguh Santoso (DID-STS), Bima Arya Sugiarto – Dedie A Rachim (Badra), Ahmad Ru’yat – Zaenul Mutaqin (RZ) dan Edgar Suratman – Sefwely Ginanjar Djoyodiningrat (ESA) mengikuti test kesehatan dan psikologi yang sejak kamis, 11 Januari 2018 yang dijadwalkan selesai pada sabtu, 13 Januari 2018 sebagai bagian dari tahapan pilkada Kota Bogor 2018.

Dikonfirmasi oleh koranbogor.com, Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna membenarkan soal pelaksanaan test kesehatan dan psikologi dari para paslon.

“Ya, keempat paslon ini berangkat ke Jakarta bersama KPU untuk memeriksa kesehatan. Untuk pemeriksaan kesehatan, kita pilih Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Mintoharjo di Bendungan Hilir Jakarta “, ucap Undang (11/1/18).

Pemilihan, RS Angkatan Laut Dr Mintoharjo Jakarta ini dikarenakan kualifikasi rumah sakit yang sudah tipe A. ” Di Jawa Barat ini ada rumah sakit type A, yaitu RS Hasan Sadikin Bandung.

Tapi karena pilkada serentak, maka dipastikan banyak yang memeriksa kesehatan ke sana. Oleh karena itu, kita pilih di Jakarta karena selain dekat, di rumah sakit tersebut hanya tiga daerah, yaitu Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Bekasi “, kata Undang.

Masing-masing calon menanggapi beragam test kesehatan dan psikologi ini. Pasangan Ahmad Ru’yat – Zaenul Mutaqin menanggapi test ini dengan positif dan optimis. “Ini sudah lumrah dilakukan setiap calon”, kata Ru’yat.

Ru’yat menilai test psikologi dan kesehatan ini penting. “Psychotest dilakukan untuk menilai kesehatan secara mental. Kematangan sosial secara mental sangat penting dalam mengemban amanah kepemimpinan”, terang Ru’yat.

Ru’yat berharap dengan kondisi kesehatan dan psikologi yang sehat, siapapun yang nantinya memimpin Kota Bogor, mampu merencanakan visi – misi yang rasional sesuai dengan harapan masyarakat Kota Bogor.

“Mudah – mudahan semua sehat baik fisik maupun mental sehingga harapannya dapat menjalankan visi – misi secara amanah. Amin”, tutup Ru’yat. (jr)

Share this Post :