Sejarah Posong Temanggung Jawa Tengah, Indonesia

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Dibalik keindahannya, ternyata posong memiliki beragam sejarah yang jarang di ketahui oleh banyak orang. Dari berbagai keterangan setempat, lereng Gunung Sindoro yang masuk kearea Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung itu menjadi saksi sejarahnya perjuangan Bangsa Indonesia khusunya pasukan Pangeran Diponegoro.

Namun karena pasukan penjajah berhasil menemukan info keberadaan pos tersebut, akhirnya para pasukan Pangeran Diponegoro pergi dan berpindah ke Lereng Sindoro yang tempatnya lebih tinggi di sebelah Utara.

Karena di tinggalkan pos tersebut kosong dan tidak terurus, banyak semak belukar dan pepohonan liar tumbuh dan menjadikan tempat tersebut menjadi seperti kebun warga biasanya.

Seiring berjalannya dengan waktu, pada tahun 2009 posong kembali di temukan dan mulai di kelola secara profesional sebagai destinasi tempat wisata yang sangat bagus. Siapapun bisa melihat seluruh wilayah Kabupaten Teamnggung secara jelas.

Maka tak heran jika tempat tersebuat di jadikan pos oleh pasukan Pangeran Diponegoro, karena dari sana pasukan Pangeran Diponegoro bisa memantau pergerakan Belanda.

Sampai saat ini juga posong telah berubah wujud yang tadinya hanyalah sebuah posko perang, sekarang menjadi sebuah destinasi wisata yang sangat terkenal di Temanggung dan daerah sekitarnya bahkan hingga ke mancanegara.

Ada beberapa wahan yang ada disana contohnya: Flying fox, dan Gardu pandang. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Temanggung, Agus Sarwono menyampaikan bahwa saat ini posong di kelola oleh masyarakat setempat.

Keberadaannya sebagai lokasi wisata pun diintergrasikan dangan Desa Wisata Tlahab. Hrapan Agus Sarwono agar “posong bisa menjadi destinasi wisata favorit bagi masyarakat Pecinta Alam,” katanya.

(Red/Penulis:Ghofur Ardhi Darmawan Nim: 2016015097 Prodi: PGSD. Univ: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa .)

Share this Post :