28 Casis Bintara Polri,Ikuti Tes Jasmani dan Anthopometrik di Raja Ampat

0
174
Gambar Para Casis Bintara Polri Saat Mengikuti Tes Sit Up di Stadion Klanafat,Waisai,Raja Ampat,Papua Barat,Jumat (11/05/2018) pagi.(Foto Zainal La Adala)
Gambar Para Casis Bintara Polri Saat Mengikuti Tes Renang di Pantai Waiwo,Waisai,Raja Ampat,Papua Barat,Jumat (11/05/2018) pagi.
Gambar Para Casis Saat Mengikuti Tes Anthopometrik di Gedung New Patria Tama,Polres Raja Ampat,Jumat (11/05/2018) siang.
Gambar Usai Pengumuman Hasil Tes Jasmani dan Anthopometrik Dilakukan Penandatanganan Berita Acara Hasil,di Gedung New Patria Tama,Polres Raja Ampat,Jumat (11/05/2018) sore. (Foto Zainal La Adala)

KORANBOGOR.com,RAJAAMPAT-Seleksi Rekrutmen Anggota Polri Sub Panitia daerah (Sub Panda) Raja Ampat Polda Papua Barat Tahun 2018 sudah memasuki pada tahap Uji Kesempatan Jasmani dan Anthopometrik kepada 28 Calon siswa (Casis) Bintara Polri,di Stadion Klanafat,Kelurahan Sapordanco ,Distrik (Kecamatan) Kota Waisai,Raja Ampat,Jumat (11/05/2018) mulai pukul 07:30 WIT.

 
Seleksi kali ini,panitia memilih Stadion Klanafat untuk melihat kekuatan dan ketahanan fisik 24 Casis Putra dan 4 Casis Bintara Putri dalam lari 12 menit,push up1 menit,sit up 1 menit hingga satelran.
 
Tidak itu saja,panitia juga membawa para Casis ke pantai Waiwo,Waisai,Raja Ampat untuk mengikuti Tes renang.
 
Setelah itu,kurang lebih pukul 13:30 waktu setempat 28 Casis mengikuti Pemeriksaan Anthopometrik,di Gedung New Patria Tama,Polres Raja Ampat.
Kurang lebih 3 jam diperiksa,akhirnya ketua sub Panda Raja Ampat 
Penerimaan anggota Polri Tahun 2018,Dir Binmas Polda Papua Barat, Kombes (Komisaris besar) Polisi,Harri Muharam Firmansyah melalui,Kabag (Kepala Bagian) Dalpers (Pengendalian personil) Polda Papua Barat, AKBP,Murwoto menyampaikan, Sub Panda Raja Ampat Polda Papua Barat penerimaan anggota Polri.
 
“Menjaring anggota Polri itu bukan asal-asalan,mencari yang terbaik dari yang terbaik.Yang perlu digaris bawahi kita mencari yang terbaik,kalau tidak lulus  tidak ada toleransi,”kata Murwoto.
 
Menurutnya,panitia sudah memberikan kebijakan waktu agar bisa digunakan belajar dan berlatih,agar dalam seleksi tes meraih nilai yang baik dan memenuhi syarat.
 
“Untuk lulus dan tidak lulusnya ditentukan oleh kemampuan para Casis itu sendiri.Kalau tidak lulus kekurangannya diambil Polda Papua Barat,masih kurang lagi diambil Polda lain,”beber Murwoto.
 
Dikatakannya,dari 28 Casis yang ikut dalam tes ini,25 peserta dinyatakan lulus karena Memenuhi Syarat (MS).
 
Sementara 3 Casis Bintara Putra tidak lulus,karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
 
“Bagi Casis yang lulus,untuk terus belajar dan berlatih,agar meraih hasil yang memuaskan pada tes berikutnya,yaitu tes Akademik. Rencananya tes tersebut akan digelar 20 Mei nanti,”jelas Murwoto.
 
Lebih lanjut,Murwoto mengungkapkan,untuk peserta yang tidak lulus,janganlah berputus asa. Karena masih ada kesempatan untuk mengikuti tes penerimaan Polri tahun depan (2019).
 
Murwoto menegaskan,Jika mendapatkan telepon dari orang yang mengaku dapat meloloskan peserta lolos menjadi anggota Polri.
 
“Janga percaya itu modus penipuan,karena seleksi penerimaan Polri menggunakan prinsip Bersih,Transparan,Akuntabel dan Humanis (BETAH) serta Clean &Clear,”tegasnya.
 
Namun,tambah Murwoto,jika panitia menelpon para Casis,jangan diterima dengan kata-kata kasar.
 
“Biasanya panitia menelpon para Casis untuk memberi informasi yang berkaitan dengan perubahan jadwal tes,”tandasnya.
 
Informasi yang diperoleh dari Panitia,kegiatan tersebut melibatkan Tim Kesehatan dari Polda Papua Barat dan Tim Kesehatan dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) Raja Ampat.
 
Pengawas Internal dan Eksternal juga terlibat menyaksikan jalannya Tes Jasmani dan Anthopometrik itu. (Zainal La Adala) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here