Aktivis Mahasiswa Jadi Korban Penganiayaan di THM Kota Bogor

Bogor Now Hukum

KORANBOGOR.com,BOGOR-Seorang Aktivis Mahasiswa, Desta Lesmana mengalami tindakan penganiayaan dan pengancaman di Tempat Hiburan Malam Exclusive (dulu X One), Jalan Siliwangi, Kota Bogor, Sabtu (27/4/2019) dini hari.

Atas hal itu, kini pihaknya melaporkan kejadian tersebut di Polresta Bogor Kota. Desta mengaku dihampiri lalu dipukuli beberapa orang saat dirinya baru tiba di depan THM tersebut dinihari tadi.

“Tidak tahu permasalahan awal, secara tiba-tiba sekitar empat orang langsung melakukan pengeroyakan kepada saya, bahkan sempat menodongkan dengan senjata api,” ungkap Desta di Polresta Bogor Kota, Sabtu (27/4) petang.

“Dari empat orang terduga pengeroyokan, dua diantaranya saya mengenalnya dengan nama Iyan dan Tio, sedangkan kedua lagi saya tidak mengenalnya,” tambah Desta.

“Kejadian ini saya laporkan langsung ke Satreskrim Polresta Bogor Kota agar ditindaklanjuti, dan hukum harus ditegakkan. Selebihnya Kepolisian yang bertindak sesuai dengan hukum yang ada di Negara Indonesia ini,” tegas Desta.

Sementara salah satu saksi kejadian Suprianto Siburian mengatakan, “permasalahan awal tidak saya ketahui, yang terjadi tiba-tiba, Desta sedang beradu badan dengan seorang bernama Tio, lalu seorang rekan Tio (tidak mengenal nama) langsung menghampiri Desta sambil menandukan kepala ke arah kening Desta, hingga mengeluarkan darah,” ungkap Suprianto.

“Ada beberapa security yang memisahkan, namun tetap mengejar dan memukuli Desta, hingga tersungkur sambil ditendangi, hingga saya lihat ditodongkan senpi,” terangnya.

“Saya berharap kasus ini diproses sesuai hukum yang ada. Tidak boleh premanisme apalagi hingga menggunakan senpi sewenang-wenang,” tambahnya.

“Ya semoga Kepolisian segera memproses dan menangkap orang-orang tersebut jika memang sudah sesuai dengan penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus ini masih dalam proses melengkapi Berita Acara Perkara (BAP) di Polresta Bogor Kota. (Anm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.