Bareskrim Polri Mencekal Irjen Napoleon Dan Pengusaha Tommy Sumardi

Bogor Now Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Bareskrim Polri mengirim surat pencekalan kepada Ditjen Imigrasi terkait tersangka kasus suap Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte dan pengusaha Tommy Sumardi. Keduanya dicekal untuk bepergian ke luar negeri selama 20 hari ke depan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan hal itu di Jakarta, Minggu (16/8/2020). Ia mengatakan, tersangka TS (Tommy Sumardi) dan NB (Napoleon Bonaparte) dilakukan pencekalan 20 (hari) ke depan.

Argo menyatakan, surat pencekalan itu telah dikirim Bareskrim Polri ke Ditjen Imigrasi pada 5 Agustus 2020 lalu.

Tommy Sumardi berperan sebagai pemberi suap. Suap itu diberikan kepada mantan Kepala Biro Korwas PPNS Polri Brigjen Prasetijo Utomo dan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Irjen Napoleon Bonaparte.

Akibatnya, Napoleon dan Prasetijo dicopot dari jabatannya. Napoleon diduga melanggar etik berkaitan dengan penghapusan status red notice Djoko Tjandra.

Sementara itu, Prasetijo berperan membuat surat jalan palsu Djoko Tjandra/ (Red)