BNNP Jateng  Musnahkan Sabu Senilai Rp 3,2 Miliar

0
53

KORANBOGOR.com,SEMARANG-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah,memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 3,2 kg.Barang haram yang dihancurkan dengan cara dicampur cairan kimia tersebut merupakan barang bukti kasus pengungkapan peredaran sabu jaringan Semarang, Kebumen dan Cilacap.

Pemusnahan barang bukti senilai sekitar Rp 3,2 miliar itu dilakukan oleh jajaran BNNP Jateng dan Ditresnarkoba Polda Jateng,sabu tersebut dihancurkan dengan cara dicampurkan cairan kimia deterjen setelah disisihkan sebagian untuk keperluan pembuktian di persidangan.

Brigjen Pol Tri Agus Heru,Kepala BNNP Jateng,saat rilis kasus di Kantor BNNP Jateng kota Semarang,selasa (/15/05/2018) mengatakan,sabu senilai Rp 3,2 miliar itu merupakan nilai jual cepat,hal ini menjadi bukti bahwa peredaran narkoba masih ada,di harapkan semua tetap meningkatkan kewaspadaan,BNNP Jateng akan proaktif melakukan giat di tempat rawan,bersinergi dan berkoordinasi dengan Polda Jateng,kata Tri Agus.

Tri Agus menuturkan,sabu yang di musnahkan tersebut merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Semarang,Kebumen dan Cilacap,bukti pengungkapan kasus 12 april lalu, dengan tersangka Nurul Imam,warga Desa Pekalongan.

Tersangka Nurul Imam, ditangkap setelah kembali mengambil narkotika dari Surabaya,Jawa Timur,tersangka terbukti membawa barang bukti seberat 1,2 kg dan diketahui bergerak atas perintah seorang napi LP Pekalongan bernama Budi alias Mbochi (37 tahun) yang sedang menjalankan masa hukuman lima tahun penjara, dalam kasus serupa,tuturnya.

Tri Agus menambahkan,sementara barang bukti narkotika sejumlah 2 kg sisanya disita dari tersangka Tri Yuwono ( 38 tahun) warga Padureso,Kebumen yang diamankan,pada minggu 15 april lalu,tepatnya di halaman rumah sakit Prembun,Kebumen.

Adapun kronologis terungkapnya kasus ini, Jajaran BNNP Jateng telah melakukan pengembangan ke Cilacap,pada tanggal 16 april lalu,tersangka Tri Yuwono melakukan perannya kembali sebagai kurir dan melaksanakan serah terima sabu di jalan Sumbawa Cilacap dengan tersangka Aryanto( 40 tahun),warga Cilacap Selatan,imbuhnya.

Sewaktu tersangka Aryanto di minta menunjukkan tempat penyimpanan sabu,tersangka melawan dan mencoba melarikan diri,sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur setelah sempat dilakukan tembakan peringatan,tersangka Aryanto akhirnya meninggal dunia setelah tertembak tiga kali.

Barang bukti narkotika jenis sabu tersebut disisihkan sebagian oleh penyidik BNNP Jateng untuk keperluan pembuktian di persidangan. Sementara para tersangka saat ini ditahan di BNNP Jateng oleh penyidik untuk melengkapi berkas perkara selama proses penyidikan.(vit)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here