BPJS Ketenagakerjaan Membagikan 2.720 Botol Hand Sanitiser dan 63 Ribu Masker

Hukum

SEMARANG-BPJS Ketenagakerjaan melanjutkan menyalurkan bantuan berupa masker dan hand sanitizer kepada pekerja di Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia yang berada di Korea Selatan, Hong Kong, dan Taiwan mulai Kamis (26/3) kemarin.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan hal ini sebagai upaya pihaknya dalam mendukung pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19.

Apalagi, saat ini pandemi virus yang berasal dari Wuhan, China itu mengakibatkan naiknya permintaan masker dan hand sanitizer. Sehingga berimbas pada kenaikan harga dua barang itu.

Adapun untuk penyaluran ke Pekerja Migran Indonesia sudah dilakukan sejak Februari lalu. Pihaknya dalam hal ini menggandeng Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia hingga penyaluran pada akhir Maret ini.

”Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab BP Jamsostek (penyebutan baru dengan penulisan kapital untuk membedakan dengan BPJS Kesehatan-Red) untuk memberikan perlindungan bagi pekerja Indonesia. Sekaligus mendukung upaya pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” jelas Agus Susanto kepada Suara Merdeka, Jumat (27/3) siang.

Agus Susanto menambahkan total hingga saat ini BP Jamsostek telah menyalurkan 63.000 masker dan 2.720 botol hand sanitizer. Penyaluran barang itu senilai Rp 588 juta.

Meski sudah terlindungi masker dan hand sanitizer, Agus Susanto tetap mengimbau kepada para pekerjauntuk tetap melakukan social distancing atau jaga jarak sosial.

Selain itu juga beraktivitas di dalam rumah alias work from home, seperti yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia.

”Semoga wabah ini cepat berlalu, ekonomi Indonesia segera pulih, dan pekerja dapat beraktivitas kembali,” harap Agus Susanto.(Red/SM)