Dugaan Korupsi Di Asabri ,Menhan Prabowo Subianto Bentuk Tim Investigasi

Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus dugaan korupsi di Asabri. Prabowo menyebut tim itu sudah mulai bekerja.

“Iya, Asabri sudah kita bentuk tim investigasi. Sudah, sudah, sudah (mulai jalan),” kata Prabowo di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dia menegaskan pihaknya ingin hukum ditegakkan dalam kasus ini. Menurutnya, aparat penegak hukum juga sudah mulai bergerak mengusut dugaan korupsi di asuransi yang mengurusi dana prajurit tersebut.”Juga saya kira penegak hukum sudah bertindak ya, kita akan tegakkan hukum lah semuanya,” ujar Prabowo seperti dilansir detik.com.

Sebelumnya, dugaan korupsi di Asabri diungkapkan Menko Polhukam Mahfud Md. NIilainya tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp 10 triliun. Bahkan Mahfud menyatakan akan memanggil Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Dirut Asabri Sonny Widjaja telah membantah tuduhan dugaan korupsi yang sempat dilayangkan kepada perusahaan pelat merah itu. Sonny Widjaja menegaskan uang yang dikelola Asabri tidak dikorupsi.

“Saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri Aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi,” kata Sonny dalam konferensi pers di kantornya, Cawang, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan akan membuat tim gabungan untuk menyelidiki kasus Asabri. Nantinya tim gabungan ini akan terdiri atas Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Bareskrim Polri dan Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya. Selain Polri, BPK juga turun tangan mengusut kasus Asabri.

“Saya sedang memerintahkan ke Bareskrim untuk membikin tim gabungan dari Dittipikor sama Ditkrimsus Polda Metro untuk melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan,” kata Idham di Lanud Halim Perdanakusuma, Jalan Rajawali Baru, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020).(Red))