Jaksa Agung Ingin Jemput Buronan Terpidana Adelin Lis Dari Singapura

Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Jaksa Agung ST Burhanuddin ingin menjemput langsung buronan terpidana Adelin Lis dari negara Singapura, namun masih menunggu persetujuan pemerintah negara itu.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejaksaan Agung (Kejagung), Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Jaksa Agung masih intens melakukan komunikasi dengan pihak otoritas Singapura untuk berkoordinasi proses pemulangan buronan Adelin Lis ke DKI Jakarta. “Sampai saat ini komunikasi masih intens ya,” tutur Leonard, seperti dikutip media, Kamis (17/6).

Menurut Leonard, pihak Kejaksaan Agung menyiapkan dua skenario pemulangan pembalak liar itu. Pertama, menjemput langsung buronan tersebut menggunakan pesawat carter dari Indonesia dengan pengawalan ketat dari aparat penegak hukum Indonesia.

“Skenario yang pertama yaitu dijemput langsung Bapak Jaksa Agung menggunakan pesawat carter dari Indonesia langsung menuju ke Singapura,” tuturnya.

Alasan Jaksa Agung ST Burhanuddin berkukuh ingin menjemput buronan Adelin Lis ke Singapura karena faktor keamanan. Hal ini mengingat peristiwa tahun 2006, ketika beberapa staf KBRI Beijing sempat dikeroyok oleh gengster yang disewa oleh Adelin Lis untuk melarikan diri. “Kemudian pegawai KBRI dikeroyok oleh pengawal Adelin Lis dan dia akhirnya melarikan diri,” katanya.

Skenario kedua, menurut Leonard, tetap mengikuti aturan hukum di negara Singapura yaitu memulangkan buronan Adelin Lis memakai pesawat komersial ke Indonesia. “Jadi pesawat komersial yang digunakan untuk menjemput adalah pesawat Garuda Indonesia, tetapi dipulangkan ke Jakarta ya, bukan ke Medan,” ujarnya.

Adelin Lis adalah salah satu buronan paling dicari oleh kejaksaan. Dia tercatat telah menjadi buron sejak 10 tahun lalu. Adelin telah terbuki bersalah darl Mahkamah Agung.