Jelang Pelantikan Presiden Jokowi-KH Ma’ruf Amin Pengamanan Bandara Soetta Diperketat

Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Pihak Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperketat pengamanan jelang pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2014, pada 20 Oktober mendatang. Jumlah personel pengamanan akan ditambah mengingat banyaknya tamu negara yang akan datang melalui Bandara Soetta.

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan pengamanan mulai hari ini dengan menambah jumlah personel di Terminal 1 atau daerah VIP ditambah dan pengawasannya diperketat.

“Kami memperketat pengawasan lalu lintas barang, orang dan kendaraan yang masuk dan keluar daerah VIP. Juga menambah jumlah personil yang bertugas di daerah tersebut,” ujar Febri kepada wartawan, Jumat (18/10/2019).

Febri juga menjelaskan, pihaknya juga khususnya TNI/Polri serta melakukan pemeriksaan secara acak (random check) yang dilakukan terhadap objek barang, orang dan kendaraan di sisi darat dan di sisi udara yang akan dilakukan di seluruh kawasan Bandara Soetta.

Selain itu, personel pengamanan di Bandara Soetta ditambah sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau setara 100 personel dari TNI Angkatan Udara.

“Kami sudah menambah menambah jumlah personel tambahan dari pasukan Paskhas sebanyak 100 orang, yang saat ini kekuatan personel Bandara Soekarno Hatta berjumlah 3.899 orang yang terdiri dari Aviation Security dan BKO TNI,” sambung Febri.

Tak hanya di Bandara Soetta sejumlah wilayah di kota Tangerang yang berbatasan langsung dengan Jakarta juga telah dilakukan peningkatan keamanan oleh pihak Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota. Beberapa di antaranya, kawasan Batu Ceper dan Ciledug yang menjadi perbatasan langsung dengan Jakarta.

Kasubbag Polres Metro Tangerang Kota,Kompol Abdul Rachim mengatakan, sebanyak 200 personel gabungan diturunkan untuk berjaga di wilayah hukum kota Tangerang baik di wilayah perbatasan ataupun pusat keramaian.

“Fokusnya di wilayah perbatasan serta, pusat keramaian. Tidak lupa, kita tingkatkan keamanan juga di terminal bus ataupun stasiun dengan rute menuju Jakarta,” tutur Abdul((rred)