Kabid Humas Polda Jateng : Napi Asimilasi Berulah,Kami Tembak Ditempat

Hukum

KORANBOGOR.com,SEMARANG-Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Iskandar Fitriana Sutisna mengungkapkan, pihaknya akan menindak tegas narapidana bebas bersyarat yang kembali meresahkan masyarakat.

”Kalau mereka (narapidana bebas bersyarat) melakukan tindakan kejahatan kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur. Bahkan kalau mereka sangat meresahkan masyarakat dan melukai masyarakat kami akan ambil tindakan tembak melumpuhkan pelaku kejahatan itu,” tegas Iskandar, kemarin.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Republik Indonesia, setidaknya ada 12 napi yang kembali berulah setelah dibebaskan melalui program asimilasi.

Sementara, ada 2.000 lebih narapidana yang mendapatkan pembebasan bersyarat tersebut.

”Mereka yang dibebaskan merupakan napi tindak pidana umum yang telah memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Terkait pembebasan bersyarat tersebut, Iskandar membeberkan, memang sengaja dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona baru.

”Untuk memutus mata rantai penyebaran atau sebagai langkah pencegahan merebaknya Covid-19, maka mereka yang memenuhi syarat dibebaskan. Tapi ini jangan malah dijadikan kesempatan untuk melakukan kejahatan lagi. Berbuat baik dan bergunalah untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, begitu mendapat kabar para narapidana mendapat pembebasan bersyarat, pihaknya langsung melakukan pengawasan ketat terhadap mereka terutama yang berasal dari Jawa Tengah.

”Untuk narapidana yang dibebaskan, terus kami awasi dan tetap kami pantau kegiatannya,” ungkapnya.

Dalam melakukan pengawasan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua Kepala Lapas yang ada di Jawa Tengah terkait data identitas narapidana yang dibebaskan.

”Polda Jateng berkoordinasi dengan Lapas tentang data identitas narapidana yang dibebaskan itu,” ujarnya.

Adapun, lanjut dia, secara teknis aktivitas atau pergerakan para narapidana bebas tersebut akan dipantau oleh berbagai jajaran di Polda Jateng.

”Tentunya jajaran intelijen, babinkamtibmas, polres, dan polsek bertugas untuk mengawasi kegiatan mereka (narapidana bebas),” jelasnya.(Red)