Kapolri Minta Seluruh Kasatwil Monitor Dinamika Politik Pilkada 2020

Bogor Now Hukum Nusantara

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) bernomor 307 per tanggal 16 Juni 2020, terkait pedoman pelaksanaan kegiatan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan, surat telegram itu terkait terbitnya peraturan KPU RI Nomor 5 Tahun 2020 Tanggal 12 Juni 2020 tentang Perubahan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.

“Untuk menyikapi hal tersebut pimpinan Polri telah mengeluarkan STR No 307 tanggal 16 Juni 2020 tentang Rincian Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guna Dijadikan Pedoman Dalam Pelaksanaan Kegiatan Pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020,” kata Awi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020).

Dalam telegram rahasia itu, kata Awi, Kapolri Jenderal Idham Azis menginstruksikan kepada seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk memonitor dinamika politik pasca-keluarnya peraturan KPU.

“Para Kasatwil diperintahkan melakukan deteksi dini, monitoring dan update dinamika politik pasca dikeluarkannya peraturan KPU No 5 Tahun 2020,” ujar Awi.

Awi juga menyebut, jajaran Kasatwil diminta berkoordinasi secara proaktif dengan penyelenggara pilkada dan instansi terkait lainnya. (Red)