Kapolri : Rutan Yang Berada Di Mako Brimob,Tak Layak Untuk Tahanan Terorisme

0
493

KORANBOGOR.com,DEPOK-Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan bahwa rumah tahanan (Rutan) yang berada di Mako Brimob,Kelapa Dua,Depok,Jawa Barat tidak layak untuk tahanan terorisme.

“Rutan ini tidak layak untuk tahanan terorisme,karena rutan ini adalah rutan yang digunakan untuk anggota polri yang terlibat pidana,” kata Kapolri kepada media di depan gerbang Mako Brimob usai melakukan kunjungan, Kamis (10/5).

Namun karena dinamika dan perlu ada tempat untuk dilakukan pemeriksaan untuk para teroris, maka dinilai paling aman dan menjadi pertimbangan adalah rutan Mako Brimob tersebut.

Kendati dikurung di tengah markas, namun untuk rutan tersebut dinilai tidak layak. ”Bukan di desain secara maksimum security yang layaknya untuk teroris,” jelasnya lagi.

Selain itu kondisinya terlalu melebihi kapasitas yang ada, sebab idealnya dihuni oleh 60 hingga 90 orang.

“Ini saya lihat dan saya juga baru tau bahwa ada 155 orang yang menghuni rutan tersebut. Jadi sangat sumpek sekali,” jelasnya.

Dalam jangka panjang Kapolri akan memikirkan tempat yang akan dibangun khusus untuk tahanan terorisme.

“Ini akan bekerjasama dengan Menteri Keuangan dan internal lainnya untuk bagaimana membangun tempat yang layak rutan sementara khusus penanganan terorisme,” tegasnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here