Mahasiswa UAD Raih Juara Pertama Lomba Efornec 2019

Hukum Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA — Anton Yudhana, ST, MT, Ph.D, dosen Teknik Elektro FTI UAD Yogyakarta, berhasil mengantarkan mahasiswa bimbingannya meriah juara dalam lomba esai mahasiswa tingkat nasional di Makassar, Sulawesi Selatan. 

Berkaitan hal itu, Anton mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam mendukung tim UAD Yogyakarta ikuti kegiatan Efornec 2019.

“Saya juga berterimakasih kepada Bimawa UAD yang dengan kerja keras mendorong mahasiswa ikut kegiatan itu hingga meraih juara pertama,” papar Anton, Senin (9/12/2019).

Dalam lomba Economic Forum and National Essay Competition (Efornec) 2019 yang diadakan Generasi Baru Indonesia (Genbi) Komisariat UNM (Universitas Negeri Makassar) di Hotel La Macca, Minggu (8/12/2019), tim Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengirimkan 1 tim dengan 2 anggota: Sariningsih dan Renangga Yudianto.

Mereka berdua memaparkan RAS-S (Radar and Satellite System): Pengolahan Citra 4D untuk menanggulangi ilegal, unreported and unregulated (IUU) fishing dalam upaya meningkatkan perekonomian Sulawesi Selatan. 

“Alhamdulillah,tim UAD Yogyakarta mendapatkan juara pertama dalam lomba ini,” terang Danang Sukantar,M.Pd,Kepala Bidang Pengembangan Kemahasiswaan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD Yogyakarta.

Selain Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang meraih juara pertama, ada pula Institut Pertanian Bogor (IPB) yang raih juara kedua,dan Universitas Islam Alaudin Makassar sebagai juara tiga.

Dijelaskan Danang Sukantar, Economic Forum and National Essay Competition adalah sebuah perlombaan esai tingkat nasional yang ditujukan buat para mahasiswa dan mahasiswi aktif dari Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta di seluruh wilayah di Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Makassar. 

Adapun tema kali ini adalah implementasi sumber daya maritim dalam mengembalikan kejayaan Sulawesi Selatan sebagai pusat ekonomi maritim.
Kegiatan itu, seperti dijelaskan Danang Sukantar, diusung dengan dua paket: esai tingkat nasional dan talkshow tingkat nasional.

Ditambahkan Anton Yudhana, lomba esai tingkat nasional itu diikuti sepuluh universitas se-Indonesia yang telah lolos seleksi ke tahap final, lima di antaranya adalah: Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Dian Nuswantoro, Institut Pertanian Bogor (IPB), UIN Alauddin Makassar dan Universitas Hasanuddin.

Sebagaimana dikatakan Renangga Yudianto, ia mengikuti kegiatan lomba ini agar dapat menggali lebih banyak lagi pengetahuan mengenai ekonomi maritim.

“Dapat belajar lebih banyak lagi bagaimana cara mengembangkan ekonomi maritim ke depannya,” kata Renangga Yudianto.

Sementara itu,Sariningsih mengungkapkan, dengan diadakannya lomba itu dia dapat lebih paham dan lebih berperan aktif dalam mengembalikan kejayaan di Sulawesi Selatan.

“Di masa lampau,Sulawesi Selatan menjadi pusat ekonomi maritim di Indonesia timur,” ungkapnya. (Affan)