Manchester City Terancam Eksodus Pemain

Hukum Internasional Olahraga

KORANBOGOR.com,MANCHESTER-Hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim ke depan membuat Manchester City terancam kehilangan pemain bintangnya. UEFA menjatuhkan dakwaan ini seiring pelanggaran serius City terhadap peraturan Financial Fair Play, di mana mereka dilaporkan memanipulasi pendapatan dari sponsor selama periode 2012-2016.

Jika melihat daftar kontrak para pemain, hanya David Silva dan Claudio Bravo yang akan habis di akhir musim nanti.

Namun masih ada Fernandinho, Leroy Sane, dan Sergio Aguero yang kontraknya habis tahun depan, di mana ketiganya masih jadi bagian penting tim. Namun hukuman itu membuat ketiganya bisa saja ditawar murah oleh para raksasa Eropa.

Selain itu masih ada Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, hingga Gabriel Jesus yang masih punya kontrak jangka panjang. Namun, mereka jelas ingin tampil di level tertinggi untuk menjaga penampilan dan mengamankan tempat di timnas masing-masing jika lolos ke Piala Dunia 2022.

Nasib Pep Guardiola selaku manajer juga terancam karena kontraknya hanya sampai 2021, dan sedang diterpa rumor tak sedap menyusul ‘buruknya’ pencapaian City di Liga Inggris musim ini.

Jika City dikonfirmasi tak bisa ke Liga Champions selama dua tahun, maka isu kepindahan Guardiola dan para pemain bintangnya akan semakin kencang.

Manchester City juga akan kehilangan pendapatan dari hak siar, hadiah uang di setiap pertandingan, dan tak tertutup ada sponsor yang cabut meninggalkan mereka.

Selain itu, jatah Liga Champions milik City nantinya akan dilimpahkan ke posisi kelima klasemen akhir Premier League. Saat ini, Sheffield United, yang berstatus tim promosi, sedang duduk di peringkat kelima dengan 39 poin dari 26 laga.

Sementara itu, jatah Liga Europa yang tadinya milik tim peringkat kelima akan diberikan kepada tim peringkat keenam klasemen akhir. (Red)