Pemberian e-KTP Bagi WNA Wajib dan Diatur Oleh Undang-Undang

0
87

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Sekretaris Ditjen Dukcapil I Gede Suratha menyatakan pemberian KTP Elektronik kepada warga negara asing (WNA), tidak dilakukan secara tiba-tiba.

Suratha mengatakan pemberian KTP Elektronik bagi warga negara asing (WNA), merupakan kewajiban yang diatur undang-undang, dalam hal ini UU Nomor 24 tahun 2013 perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan.

“Itu adalah kewajiban. Itu clear jangan sampai ada tangaapan kok ujug-ujug. Ini diatur sejak 2006,” katanya dalam sebuah diskusi di d’consulate longue, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).

Dia menilai, gaduh kepemilikan KTP elektronik oleh WNA, yang berawal dari temuan WNA ber-KTP Elektronik di Cianjur, karena kurangnya pemahaman masyarakat dan sebagainya elit akan ketentuan undang-undang.

“Kegaduhan yang kita alami karena lebih banyak kurangnya kita beri informasi kepada masyarakat atau masyarakat yang kurang ambil informasi, ini ada sejak 2006. Namun, petinggi (elit) saja belum banyak tahu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Suratha mengungkapkan hingga saat ini 1.600 WNA yang memilki KTP Elektronik. Namun menurutnya, data tersebut masih bisa bertambah. WNA yang memiliki KTP Elektronik berasal dari beberapa kawasan wisata dan pertambangan.

“Ada 1.600 WNA yang miliki KTP Elektronik. WNA yang banyak memiliki KTP Elektronik tersebar di daerah yang banyak penduduk, dan daerah wisata. Banyak di Jawa Tengah, Bali, Jawa Timur. Ada di sektor pariwisata, paling banyak di pertambangan,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here