Perpanjangan PSBB Di DKI Jakarta,Kini Fase Penindakan Bagi Pelanggar

Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta diperpanjang 28 hari hingga 22 Mei 2020 mendatang.

Dalam perpanjangan ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tak ada lagi fase imbauan atau edukasi.

Penegakkan hukum akan langsung dilakukan bagi mereka yang melanggar.

“Hari-hari kemarin banyak sifatnya educational, diberikan peringatan, diimbau karena banyak dari masyarakat yang masih belum menyadari benar tentang PSBB dan aturan-aturannya.

Ke depan fase imbauan, fase educational sudah selesai,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2020) petang.

Ia menegaskan kembali bahwa fase PSBB tahap berikutnya tidak ada lagi imbauan atau peringatan bagi pelanggar.

Aparat keamanan dari unsur kepolisian, TNI, maupun Pemprov DKI akan menindak secara tegas.

“Sekarang adalah fase penegakan. Ke depan, semua yang melanggar tidak akan diberi peringatan lagi, tapi akan langsung ditindak,” tegasnya.

Namun dirinya tetap berharap masyarakat dapat patuh dan meningkatkan tingkat kedisiplinannya. Ia meminta seluruh pihak menaati aturan yang tertuang dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB.

“Jangan sampai harus ditindak. Kerjakan yang menjadi kewajiban selama PSBB ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Red)