Polri : Kasus Berita Bohong Terkait Corona Bertambah ,Kini Polisi Tangani 63 Kasus

Hukum Wisata

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Kasus berita bohong atau hoaks di masa wabah virus corona di tanah air terus bertambah.

Hingga Selasa (31/3) terdapat 12 kasus yang ditangani Polri. Jadi jika ditambahkan dengan jumlah kasus berita hoaks sebelumnya sebanyak 51 kasus, maka total sudah 63 kasus berita hoaks.

“Sampai tanggal 31 Maret ini, penanganan kasus hoaks berkaitan dengan virus Corona sudah mencapai 63 kasus,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, di Kantor Divisi Humas Polri, Selasa (31/3).

Meski begitu, dirinya tidak merinci sebaran kasus tersebut. Dia hanya menyebut kasus ditangani oleh beberapa polda yang ada di Tanah Air, juga oleh Badan Reserse Kriminal Polri.

Argo menambahkan, Polri akan terus melakukan patroli siber untuk mencegah beredarnya berita-berita hoaks di media sosial yang meresahkan dan menindak tegas siapa pun yang menyebarkan.

Masyarakat diminta bisa memilah informasi yang beredar. Apabila masyarakat memerlukan informasi terkait virus Corona atau Covid-19 diharapkan bisa mengakses situs resmi pemerintah atau mendapatkannya dari media massa yang kredibel.

Argo menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebar berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya.(Red)