Ratusan Pemudik Dari Jabodetabek Gagal Masuk Ke Gunung Kidul

Hukum Nusantara

KORANBOGOR.com,GUNUNG KIDUL-Ratusan pemudik dari berbagai daerah terbanyak dari Jakarta Bogor Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) tujuan Gunungkidul diharuskan putar balik kembali ke daerah asal karena melanggar larangan, Kamis (30/04/2020).

Mereka berusaha masuk ke Gunungkidul melalui sejumlah pos di wilayah perbatasan yakni Hargodimilah, Bedoyo, Panggang dan Ngawen.

“Jumlah terakumulasi selama tiga hari ini sudah sebanyak lebih dari 160 pemudik,” kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Eny Widiyastuti (30/04/2020).

Sementara pergerakan jumlah pemudik meskipum sudah diberlakukan penyekatan dan sekrening di tujuh pos tetapi masih ada pemudik yang berdatangan.

Selama dua hari tercatat 50 lebih kendaraan angkutan pemudik terjaring dan dari jumlah tersebut membawa pemudik sebanyak 160 orang dan diminta kembali ke daerah asal.

Sebelumnya terdapat 26 kendaraan dengan jumlah pemudik 79 orang. Sementara jumlah pemudik dalam kumulatif tercatat melalui Sistem Informasi Desa (SID) mencapai 11. 500 lebih yang terhitung sejak akhir Maret 2020 lalu. “Tindakan tegas kita lakukan karena mereka melanggar larangan mudik,” imbuhnya.

Dijelaskannya, prioritas pemeriksaan dilakukan di Posko Penyekatan operasi ketupat progo 2020 adalah kendaraan dengan plat nomor dan identitas penumpang asal luar DIY.

Kendaraan dengan plat DIY diijinkan untuk terus melintas dan memasuki wilayah Gunungkidul. Sedangkan bagi kendaraan dan penumpang dari luar DIY, mereka diminta untuk berputar balik arah. (Red)