Resmi,Dana Amin Dirut PT Antam Tbk

Hukum Nusantara

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Pemegang saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merombak jajaran direksi dan komisaris dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan hari ini.

Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo digantikan oleh Dana Amin. Selain itu, direktur keuangan Antam juga diganti dari Wikan Pramudhito kepada Anton Herdianto. Satu lagi direktur pengembangan usaha diganti dari Sutrisno S Tatetdagat ke Risono.

Jajaran direksi Antam lama:

Direktur Utama : Arie Prabowo Ariotedjo
Direktur Keuangan : Wikan Pramudhito
Direktur Operasi & Produksi : Hartono
Direktur Pengembangan Usaha: Sutrisno S Tatetdagat
Direktur Niaga : Aprilandi Hidayat Setia
Direktur SDM : Luki Setiawan Suardi

Jajaran Direksi Antam Baru:

Direktur Utama : Dana Amin
Direktur Keuangan : Anton Herdianto
Direktur Operasi & Produksi : Hartono
Direktur Pengembangan Usaha: Rosono
Direktur Niaga : Aprilandi Hidayat Setia
Direktur SDM : Luki Setiawan Suardi

Dalam kesempatan yang sama RUPSLB juga menunjuk Agus Surya Bakti sebagai komisaris utama Antam. Ia mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi yang diangkat menjadi Menteri Agama pada 23 Oktober 2019.

Siapakah Dana Amin?

Sebelum ditunjuk menjadi dirut Antam, Dana Amin merupakan direktur di Pelindo II. Sebelumnya, Dana Amin banyak bergerak di perusahaan yang lebih banyak fokus di bisnis pelabuhan dan logistik.

Dana merupakan lulusan Universite du Havre (Prancis) angkatan 1997 dengan jurusan pengembangan pelabuhan serta Geoteknik ITB angkatan 1989. Sebelum di Pelindo II, Dana Amin pernah menjadi direktur operasional perusahaan logistik multinasional asal Denmark yaitu PT Maersk Line Indonesia pada 2003-2009. Dia juga pernah dia pernah menjadi direktur perusahaan logistik PT Mitra Capital Investama pada 2010-2012.

Setelah itu, Dana Amin menjabat direktur operasional PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) periode 2012-2014. Selama menjabat di perusahaan yang mengusung brand Indonesia Port Company (IPC) itu, Dana Amin sempat merasakan kepemimpinan Elvyn Gani Masasya dan Richard Joost.

Kemudian, Dana Amin sempat dipercaya oleh Menteri BUMN saat itu, Rini Soemarno sebagai direktur project management office (PMO) Holding BUMN Maritim yang sedang digodok.

Hari ini, RUPSLB ANTM mengesahkan Dana Amin menjadi pimpinan tertinggi di Antam. Ini adalah pertama kalinya Dana Amin bekerja dalam bisnis tambang.(Red)