Ribuan Demonstran Serang Kantor Polisi Di Kowloon

Hukum Internasional

KORANBOGOR.com,HONGKONG-Kerusuhan akibat protes ribuan massa antiekstradisi di Hong Kong kembali pecah, Sabtu (3/8), malam. Salah satu sasaran aksi beringas massa yakni kantor polisi Yau Tsim di Kowloon.

Massa terlihat berbuat pengerusakan di luar kantor polisi dan melempari jalan di salah satu pintu masuk dengan api. Selain itu, massa juga terpantau membakar salah satu mobil yang parkir di area kantor polisi.

Polisi merespons dengan mengibarkan bendera hitam yang artinya mereka kemungkinan bakal menembakkan gas air mata.

CNN melaporkan, kebanyakan dari massa adalah anak muda yang marah.

“Saya sedikit khawatir bakal ditangkap tapi saya di sini untuk diri saya sendiri dan generasi berikutnya. Sampai polisi membereskan kami, saya tetap di sini. Saya akan terus datang karena saya marah tentang Yuen Long, polisi tidak muncul. Bila mereka muncul saya tidak di sini,” kata siswa berusia 16 tahun yang ada di lokasi.

Pada bulan lalu, massa bersenjata di area utara kota Yuen Long menyerang orang-orang yang meninggalkan aksi protes. Puluhan orang terluka dan banyak yang menuduh polisi gagal mencegah serangan itu.

Polisi sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait berkumpulnya massa di kantor polisi Kowloon.

“Kumpulan massa pemrotes berkumpul di luar kantor polisi Tsim Sha Tsui, merusak bangunan dengan cat dan menghancurkan mobil di dalam. Sekitar pukul 20.00. petugas polisi memperingatkan para demonstran untuk menghentikan tindakan ilegal mereka sekaligus membubarkan diri secara damai,” kata kepolisian.

Pemrotes juga terpantau merusak fasilitas kota. Lampu-lampu di sekitar padam sebab sebagian dari mereka memanjat tiang dan memotong kabel-kabel. Mereka juga menghalangi jalan arteri.

Aksi protes massa di Hong Kong disulut tindakan pemerintah China yang berencana membahas Rancangan Undang-Undang Ekstradisi. Unjuk rasa saat ini sudah berlangsung selama sembilan pekan. (Red)