Salurkan Beras 25 Ton,Polda Sumbar Bakal Sisir Rumah Warga

Hukum Nusantara

KORANBOGOR.com,PADANG-Pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) berimbas pada ekonomi masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Polda Sumbar menyisir kawasan rumah warga terdampak untuk menyalurkan bantuan sembako, di antaranya beras sejumlah 25 ton.

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Seyianto, menuturkan, pihaknya akan menyalurkan beras sebanyak 25 ton untuk dibagikan kepada masyarakat, terutama bagi yang terdampak langsung secara ekonomi.

Jumlah 25 ton beras tersebut, menurut Satake, sesuai instruksi Kapolri RI bagi setiap Polda. Bantuan tersebut juga akan ditambah dari Polda Sumbar yang segera dibagikan kepada masyarakat, khususnya warga yang bukan penerima PKH, BDT, dan lainnya.

“Makanya perlu penyisiran, agar bantuan ini benar-benar untuk warga yang belum mendapat bantuan,” kata Satake kepada media di Padang, Rabu (29/4).

Berdasarkan instruksi Kapolri RI tersebut, yang siaga bukan hanya Polres yang ada,tapi setiap Polda juga diharuskan menyiapkan 25 ton beras. Kemudian,Polri juga meminta 500 Polres juga untuk menyiapkan 10 ton beras dan bahan pokok lainnya.

Dikatakan Satake,semua bantuan itu nantinya akan dibagikan kepada warga yang terdampak Covid-19. Teruntuk yang belum terdata sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah. Bantuan itu bersumber dari dana kontijensi yang akan dikirim ke 500 Polres dan 33 Polda.

“Dana kontijensi ini yang dipakai untuk membeli beras atau bahan poko lainnya. Jadi harus didata dulu dan mekanisme di kantor polisi terdekat,” ujarnya. (Red)