SEA GAMES2019 : Laga Final Sepakbola,Indonesia Kembali Menantang Vietnam

Hukum Internasional Wisata

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Timnas Indonesia U-23 kembali bertemu Vietnam pada laga puncak sepak bola SEAGames 2019. Laga final Indonesia vs Vietnam bakal digelar Selasa (10/12). Vietnam melaju ke final usai membantai Kamboja 4-0 di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12) malam WIB. Vietnam bermain impresif dan tanpa kesulitan berarti mengalahkan Kamboja.

Skuad besutan Park Hang Seo sudah membobol gawang Kamboja pada menit ke-20 berkat gol Nguyen Tien Linh dan Hac Duc Chinh (26,45). Hac Duc Chinh benar-benar menjadi mimpi buruk Kamboja, pada menit 69 dia kembali membobol gawang Kamboja untuk mengokohkan keunggulan. Skor 4-0 untuk kemenangan Vietnam. Ini merupakan pertemuan kedua bagi Indonesia dan Vietnam di SEAGames 2019.

Pada laga penyisihan Grup B, Vietnam mampu mengalahkan Indonesia 2-1. Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri menegaskan tak peduli dengan siapapun lawan skuatnya di final. Dia menekankan para pemainnya memiliki mental juara untuk menyabet emas SEA Games 2019.

Garuda Muda sendiri lolos ke final setelah menang dramatis 4- 2 atas Myanmar pada laga semifinal di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12). Empat gol Indonesia dicetak Egy Maulana Vikri (72′), Osvaldo Haay (102′) dan Evan Dimas Darmono (57′, 113′). Sedangkan dua gol balasan Myanmar dilesakkan Aung Kaung Mann (79′) dan Win Naing Tun (80′).

Tambahan satu gol yang dilesakkan ke gawang Myanmar membuat Osvaldo Haay semakin mantap di daftar top scorer SEA Games 2019. Pemain Persebaya Surabaya tersebut kini total mengoleksi delapan gol. Sebelumnya 7 gol Osvaldo Haay tercipta di penyisihan grup.

Masing-masing ke gawang Thailand, Singapura, Brunei Darussalam (3 gol), dan Laos (2 gol). Indonesia berpeluang mengulang kenangan manis 28 tahun silam saat meraih medali emas.

Di tempat yang sama, pasukan Garuda mengukir medali emas usai mengalahkan Thailand, 4-3 lewat adu penalti. Kendati lolos ke final dengan skor meyakinkan, namun pelatih Indonesia Indra Sjafri mengakui pertandingan kali ini tidak mudah.

Timnya sempat lengah, sehingga kebobolan dua gol dalam tempo dua menit oleh pemain Myanmar. “Saya pikir ini pertandingan yang dramatis. Kita sudah unggul 2-0 dan sebenarnya bisa menang lebih awal, tetapi ada kelengahan sedikit (jadi imbang 2-2).

Tapi anak-anak begitu percaya diri dan bisa kembali menang 4-2,” kata Indra usai laga. Mantan pelatih Timnas U-19 ini tak mau menyalahkan pemainnya atas kebobolan dua gol beruntun tersebut.

Justru, Indra memuji mental Andy Setyo Nugroho dan kawan-kawan yang bisa bangkit pada masa perpanjangan waktu. “Saya pikir drama semifinal ini menempa pemain untuk jadi mental juara.

Kalau timnya tak punya mental juara, tidak mungkin bisa bangkit. Kami minta doa dari semua lapisan masyarakat Indonesia untuk banyak berdoa dan mudahmudahan kita selesaikan tugas ini dengan baik (meraih medali emas),” ujar Indra.

Indra juga berharap puncak penampilan skuad Garuda Muda akan tersaji pada babak final. “Secara game, saat ini lebih baik dari sebelumnya. Sesuai dengan periodesasi timnas, peak performance akan mencapai 100 pesen di final,” tuturnya. (Red)