Sejumlah Ruangan Di Bagian Aspidsus Kejati Jateng Digeledah Kejagung RI

Hukum

KOrANBOGOR.com,SEMARANG-Sejumlah ruangan di bagian Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah digeledah oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Diduga saat penggeledahan, penyidik melakukan penyegelan terhadap ruangan Asisten Pidsus (Aspidsus) Kejati. Saat dikonfirmasi, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng, Ponco Hartanto membenarkan tindakan penyegelan tersebut.

Namun, dia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut, ruang kerja siapa saja yang disegel. Termasuk memberikan konfirmasi terkait mengenai perkara apa. “Ruang mana yang digeledah, nanti dulu. Kami tidak tahu, tim Kejagung pusat yang lebih berwenang menyampaikan,” kata Ponco saat ditemui di Kantor Kejati Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Rabu (31/7).

Pantauan di lapangan, akses menuju ruang Tindak Pidana Khusus yang ada di lantai dua Kejati Jateng tertutup. Lift maupun tangga yang biasa digunakan untuk menuju ke sana terhalang terali besi. Ponco hanya menyatakan, penyegelan di salah satu ruang Kejati Jateng ini sudah memenuhi standar operasional prosedur (SOP). Tindakan penyegelan tersebut dilakukan Kejagung sudah sejak Selasa (30/7) sore.

“Semua sedang diproses. Mohon sabar untuk menunggu hasilnya seperti apa. Kami juga masih menunggu, aktivitas di kantor seperti biasa,” ujarnya. Dia juga membantah, penyegelan oleh Kejagung itu terkait operasi tangkap tangan (OTT). Menurut dia, penyegelan tersebut dianggap sesuatu yang wajar dan bagian dari proses penyelidikan.

Diduga, kejadian ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam penanganan perkara tindak pidana kepabeanan dengan tersangka Surya Soedharma, Komisaris PT Surya Semarang Sukses Jayatama. Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah melayangkan surat panggilan kepada sejumlah pegawai kejaksaan dalam penanganan perkara itu.

Beberapa pegawai kejaksaan yang dipanggil untuk dimintai keterangan yakni Kasi Penuntutan Aspidsus Kejati Jawa Tengah, jaksa penuntut umum yang menangani perkara, hingga petugas Kejaksaan Negeri Semarang.

Sementara itu, perkara tindak pidana kepabeanan dengan terdakwa Surya sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Semarang. Dia dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Kemudian majelis hakim akhirnya memvonis hukuman 2 tahun penjara. (red0