Setelah Dieksekusi Kejagung ,Terpidana Djoko Tjandra Dipenjara 2 Tahun

Hukum Nusantara

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Terpidana Djoko Tjandra telah resmi diserahkan pihak kepolisian kepada pihak Kejaksaan Agung, untuk kemudian dieksekusi menjalani hukuman.

Selain jajaran dari Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Kejati DKI Jakarta, MoU penyerahan Djoko Tjandra juga dihadiri oleh pihak Kemenkumham dan Kepala Rutan Salemba.

Djoko Tjandra dikatakan akan langsung ditahan dua tahun di Rutan Salemba yang berada di Mabes Polri. Langkah tersebut merujuk putusan kasus penagihan Bank Bali di Mahkamah Agung.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengaku bahwa pihaknya tetap akan mengusut perkara pelarian Djoko, terlepas telah dieksekusi masalah perkara Bank Bali.
“Hari ini secara resmi 1×24 harus menyerahkan ke Kejaksaan selalu eksekutor dalam kasus PK kami Serahkan,” kata Sigit di Mabes Polri, Jumat malam (31/7/2020).

Sigit mengklaim, eksekusi dilakukan ke Rutan di Mabes Polri, untuk memudahkan pihak Polri mengusut pelarian Djoko Tjandra. Utamanya soal kasus surat jalan rekomendasi dan dugaan aliran dana.

Sebelum dieksekusi ke penjara,Djoko Tjandra dilakukan tes COVID-19 sebagaimana protokol kesehatan saat ini. (Red)