Tahap IV : Penutupan Jalan Di Kota Semarang

Bogor Now Hukum

KORANBOGOR.com,SEMARANG-Penutupan jalan tahap IV untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Semarang mulai diberlakukan Senin (4/5) pukul 18.00. Ada tiga ruas jalan yang menjadi lokasi perluasan zona pembatasan arus lalu lintas yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang dan Polrestabes Semarang.

Di antaranya : Jalan Dr Wahidin dari Simpang Sisingamangaraja hingga Simpang TL Kaliwiru, Jalan Ngesrep Timur V dari pintu masuk gapura kuda Universitas Diponegoro serta Jalan Sukun Raya dari Pizza Hut hingga Simpang Bina Remaja.

Seperti tahap tiga, di tahap empat ini kami berlakukan penutupan 24 jam penuh, terhitung dari Senin (4/5) mulai pukul 18.00,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi.

Penutupan secara total setiap hari tersebut, lanjut dia, diambil setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang. “Penutupan tahap empat ini merupakan keputusan bersama,” ujarnya.

Disinggung kenapa tiga ruas jalan tersebut yang dipilih untuk perluasan zona pembatasan arus lalu lintas tersebut, Yuswanto membeberkan, tindakan tersebut dilakukan lantaran aktivitas warga di tiga lokasi tersebut masih tinggi.

Hal tersebut diketahui saat pihaknya dan Pemerintah Kota Semarang melenggar patroli terkait penekanan PKM, kemarin.

Dalam kegiatan yang dipimpin langsung Kapolrestabes Semarang Kombes Auliansyah Lubis di ruas jalan tersebut seperti di Jalan Sukun, Banyumanik masih padat aktivitas masyakarat.

“Dalam penutupan tahap empat memang sasarannya Semarang bagian Selatan. Itu karena di daerah tersebut aktivitas masyakaratnya di luar rumah masih tinggi.

Pak Kapolretabes juga melihat sendiri kondisi seperti itu, hingga koordinasi dilakukan dengan Pemerintah Kota dan penutupan dilakukan,” jelasnya.

Dengan penutupan tahap IV tersebut, lanjut dia, total ruas jalan yang ditutup berjumlah 13 lokasi.

Adapun, lanjutnya, penutupan jalan dimungkinkan bisa saja pertambah kalau kesadaran masyarakat untuk mematuhi kebijakan Pemerintah Kota Semarang terkait pemberlakukaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) belum tumbuh.(Red)