Tak Patuhi PSBB,Lima Gedung Perkantoran Di Jakarta Ditutup

Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin menyatakan telah melakukan penutupan sementara terhadap beberapa gedung perkantoran akibat tak mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penyebaran Covid-19.

Aturan itu tertuang di dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

“(Ditutup sementara) Sampai 23 April. PSBB kan sampai tanggal 23,” kata Arifin di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Ia mengaku tak mengingat pasti ihwal jumlah gedung yang disegel tersebut. Sebab, datanya yang mencatat persoalan itu ada di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah mengamini telah menutup sementara lima perkantoran yang ada di Jakarta.

Hal itu berdasarkan hasil pengecekan petugasnya di lapangan, kemarin. Namun, ia juga tak merinci ihwal lokasi gedung yang ditutup tersebut.

“61 yang kita lakukan sidak ada 5 kita lakukan penutupan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tak ada penolakan daripada pimpinan perusahaan tersebut. Mereka mengerti karena penutupan itu sifatnya hanya sementara, yakni sampai 23 April 2020 mendatang.

“Kita sampaikan kepada perusahaan tersebut agar menutup sementara sampai penerapan PSBB berakhir,” katanya.(Red)