Tausiyah Online HIPMI, Ustadz Yusuf Mansur Ajak Pengusaha Muda Berpikir Positif di Tengah Pandemi Covid-19

Hukum Lainnya Mimbar Agama

KORANBOGOR.com,JAKARTA – Untuk yang kedua kalinya, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mengadakan Tausiyah Online bersama Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming dan Ustadz Yusuf Mansur secara online melalui virtual zoom.

Tausiyah Online yang disiarkan secara langsung melalui akun IG BPP HIPMI dan Youtube HIPMI TV bertemakan “Be Positive” ini, Ustadz Yusuf Mansur mengajak semua para pengusaha muda HIPMI untuk selalu berpikir positif meskipun dilanda krisis akibat pandemi Covid-19.

Dalam menyampaikan tausiyahnya, Ustadz Yusuf Mansur mengatakan, dirinya mengajak kepada semua anggota HIPMI untuk berpikir positif dan berkalimat yang positif, serta berperasaan yang positif. Jangan pernah berpikir negatif dan tidak perlu berbicara sembarangan atau yang negatif.

“Jadi kita harus melatih kalimat-kalimat kita. Sederhana sih, ubah kata-kata kita. Ubah kalimat kita, nanti kita akan mengubah dunia kita. Karena kata-kata itu berpengaruh banget. Maka kalimat yang positif tersebut akan menjadi doa. Sesungguhnya kesusahan dan kesulitan menurut akal kita itu ujian dari Allah. Kita harus tetap berpikir positif,” ujar Ustadz Yusuf, Rabu (13/5/2020).

Menurutnya, setiap manusia yang hidup pasti akan selalu dihadapkan oleh berbagai masalah. Temukan cara mengatasi masalah. Cara setiap orang merespon dapat menentukan apakah masalah tersebut berakhir dengan baik atau malah semakin parah. Untuk bisa merespon masalah dengan benar, lanjut Ustadz Yusuf, dibutuhkan perspektif yang benar terlebih dahulu saat menghadapi masalah, yaitu dengan cara berpikir positif.

“Kita rubah mentalnya, cara berpikirnya, cara berbicaranya, cara berperasaannya, cara berkalimatnya, cara bertuturnya, dan cara hidupnya. Omongan adalah doa. Ngomonglah yang enak-enak saja. Nyaman, bahagia, menyenangkan, dan mengkayakan,” ucapnya.

Ustadz Yusuf menambahkan, ada kalanya, setiap masalah yang dialami memiliki waktu dan cara yang tepat untuk mengatasinya. Cara mengatasi masalah ini dengan cara cobalah untuk berpikir positif.

“Anda selalu dapat memilih perspektif yang lebih baik seperti bagaimana masalah tersebut dapat meningkatkan karakter Anda, melatih Anda untuk membuat makna sehingga hidup lebih punya arti, dan lainnya. Saat Anda bisa melihat masalah dari perspektif yang lebih positif, pasti ada pelajaran berharga yang bisa Anda dapatkan,” ungkapnya.

Di waktu yang bersamaan, Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming mengatakan, dalam pandemi Covid-19, kehadiran Ustadz Yusuf Mansur ini memberi petuah kepada para anggota HIPMI sehingga memberi masukan apa yang mesti dipersiapkan bukan hanya persiapan materi saja, tapi juga persiapan bathin.

“Dimana persiapan bathin, Ustadz Yusuf Mansur memberikan siraman rohani apa yang disampaikan tadi bahwa kita harus selalu berpikir positif, dimana pikiran positif itu kalau menjadi satu maka akan menjadi kekuatan,” tutur Mardani.

Menurut Mardani, berpikir positif bisa dimulai dari organisasi HIPMI yang merupakan organisasi perkumpulan yang hampir semuanya anak muda. Dalam Tausiyah Online ini, Ustadz Yusuf Mansur memberikan masukan langkah-langkah apa saja yang harus dipersiapkan anggota HIPMI untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang tidak ada kepastian.

“Bisa selesai di bulan Juni, ada yang bilang di bulan September, ada yang bilang di akhir tahun. Semuanya tidak ada kepastian, sehingga kita bisa mempersiapkan khususnya anak-anak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan para pengusaha-pengusaha HIPMI,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Mardani berharap, anggota HIPMI di seluruh Indonesia bisa tetap melakukan kegiatan ibadah seperti menyaksikan tausiyah tanpa harus berhadapan langsung dengan pemberi tausiyah.

“Tausiyah Online pekan ini menjadi masukan anak-anak HIPMI untuk berpikir positif dalam melakukan kewirausahaan. Saya berharap,n seluruh anggota HIPMI yang muslim dapat mengambil hikmah dalam mengikuti acara ini serta mendapatkan manfaat, khususnya untuk ibadah di bulan suci Ramadhan,” imbuhnya.