Terjadi Peningkatan 11% Pembelian Makanan Melalui e-commerce

Bogor Now Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Pembelian bahan makanan atau groceries melalui perdagangan daring (e-commerce) di masa pandemi virus corona (Covid-19) mengalami peningkatan.

“Terjadi peningkatan 11,3% dalam pembelian barang groceries seperti daging, buah, dan sayur melalui aplikasi,” kata Head of Communication,Hi-Tech, and Media Industry MarkPlus Inc Rhesa Dwi Prabowo dalam diskusi bertema MarkPlus Industry Roundtable E-commerce and Application (Tech) Industry Perspective di Jakarta,(28/4/2020).

Untuk kelas daring, lanjut dia, juga terjadi peningkatan sebesar 13,7%, donasi secara daring naik 10,5%, dan obat-obatan sebanyak 5,6%.

“Secara keseluruhan, kategori dengan peningkatan pembelian di e-commerce paling tinggi adalah pada produk groceries, package food dan health medicine,” kata dia.

Sementara itu, lanjut dia, pengunduhan aplikasi baru sejak diterapkannya kerja dari rumah atau work from home (WFH) juga meningkat.

Dia menerangkan, sebanyak 71% orang mengunduh aplikasi baru selama pandemi Covid-19, karena masyarakat mau mengisi waktunya dengan hal berkualitas yang mendukung WFH, dan mengunduh aplikasi yang berisi info terkini tentang Covid-19.

“Aplikasi yang paling banyak diunduh salah satunya e-commerce sebesar 48,9%,” papar dia. Founder and Chairman MarkPlus Inc Hermawan menilai bahwa meskipun ekonomi sedang berada di masa krisis, e-commerce menjadi salah sektor yang paling maju karena pemanfaatan teknologi digital.

“E-commerce ini sedang growing, dan melakukan hal yang benar dengan arah menuju digital,tetapi itu tidak akan terus-menerus, tetap harus servicing untuk mendapatkan brand yang bagus dan bersiap untuk next normal,” kata dia.(Red)