Tuding Penyidik Siksa Lutfi,Polri : Dugaan Tak Terbukti

Hukum

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan tuduhan dari pembawa bendera merah putih dalam demonstrasi, Dede Lutfi Alfiandi, atau lebih dikenal Lutfi pembawa bendera, yang menyatakan ada penyiksaan selama dirinya diperiksa polisi, tidak terbukti dalam persidangan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap lima orang penyidik Polres Jakarta Barat yang sudah rampung dilakukan. Tim sudah melakukan gelar terhadap hasil temuan itu kemudian hasilnya bahwa tidak terbukti apa yang dituduhkan itu,” kata Asep, kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (4/1/2020).

Asep memastikan bahwa aparat kepolisian telah bertindak sesuai dengan SOP selama masa penyidikan terhadap Lutfi.

Ia mengklaim hasil pemeriksaan itu selaras dengan fakta persidangan dalam kasus Lutfi. Pengakuan itu pun tidak menjadi bahan pertimbangan Majelis Hakim dalam memutus perkara tersebut beberapa hari lalu.

Di sisi lain, Asep menerangkan bahwa selama pemeriksaan Lutfi, kepolisian tidak membutuhkan pengakuan dari tersangka kala itu.

Ia berdalih, penyidik hanya menggali keterangan dari yang bersangkutan.

“Jadi kalaupun tidak mengakui tetapi berdasarkan bukti bukti itu sudah cukup. Karena kami tidak mengejar pengakuan tetapi lebih kepada keterangan,” jelas dia.

Asep mengatakan kepolisian tidak berencana membuka perkara baru terhadap kesaksian Lutfi tersebut dalam persidangan. Ia menekankan kasus tersebut telah selesai ketika Lutfi sudah kembali bersama keluarganya.

“Kalau pilihannya dalam situasi yang lebih baik dan kondusif itu menjadi prioritas. Tidak perlu kita menganggap persoalan-persoalan yang kemudian memperkeruh situasi,” ungkapnya. (Red)