Walikota Jogjakarta Gandeng TNI-Polri Bagikan Sembako Bagi Warga yang Kesulitan Ekonomi

Bogor Now Hukum

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti meminta dengan tegas agar ratusan paket sembako yang dibagikan kepada warga Kota Jogja dan sekitarnya yang memerlukan akibat terdampak kesulitan ekonomi karena Covid-19 untuk tepat sasaran.

Pihaknya menggandeng institusi TNI dan Polri untuk ikut mendistribusikan langsung ke masyarakat yang memerlukan.

“Metodenya kami pilih bahwa bantuan ini didistribusikan kepada Koramil, Polsek dan Kecamatan dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran,” tegas Walikota sebelum memberangkatkan secara simbolis tim yang bakal membagikan ratusan paket sembako tersebut, Senin (13/4).

Berbalut dan bakti sosial (baksos), ratusan paket sembako tersebut dikumpulkan dari sejumlah pihak, khususnya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Jogja.

Dalam kegiatan baksos ini disalurkan 850 paket sembako yang diberikan kepada warga membutuhkan melalui masing-masing Koramil, Polsek dan Kecamatan yang sebelumnya telah didata.

“Semoga bantuan yang diberikan oleh Forkompimda Kota Jogja ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” imbuh orang nomor satu di Pemerintahan Kota (Pemkot) Jogja itu.

Terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0734/Yogyakarta Kolonel Arh Zaenudin menambahkan bahwa kegiatan hari ini adalah bentuk kepedulian sosial dan semangat persatuan dan kesatuan.

“Tentunya kita tidak mau berlama-lama dengan situasi seperti ini, jadi dengan persatuan, bersama-sama semoga pandemi corona ini cepat selesai di Jogja khususnya dan Indonesia pada umumnya,” sambung Dandim.

Kolonel asal Boyolali ini juga mengajak dan menghimbau segenap lapisan masyarakat untuk mengikuti protokol dan anjuran pemerintah.

“Kami mengajak kepada masyarakat Jogja untuk patuh mengikuti anjuran anjuran atau himbauan yang sudah disampaikan aparat pemerintah tentang protokol penanganan korona yaitu untuk tetap tinggal di rumah apabila tidak ada kepentingan atau hal-hal yang sangat penting untuk keluar rumah.

Jika harus keluar rumah gunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan atau keramaian jika memang tidak sangat penting, serta menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan membersihkan perlengkapan serta mandi setelah bepergian,” tandas Zaenudin.(Red)