Polres Raja Ampat Segera Ungkap Kasus Hilangnya Uang di Kantor BAPPEDA

0
262
KORANBOGOR.com,RAJA AMPAT-Polres Raja Ampat melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim),saat ini tengah melakukan penyelidikan yang mendalam ,terkait hilangnya uang sebesar Rp.200.000.000 (dua ratus juta rupiah) lebih,di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Raja Ampat.
 
“Sudah tiga puluh (30) orang lebih pegawai Pemda,yang kita ambil sidik jarinya,”kata Kasat Reskrim Polres Raja Ampat,AKP.Bernadus Okoka saat dikonfirmasi sejumlah awak media,di halaman Bupati Raja Ampat,Rabu (11/4/2018) siang.
 
Dijelaskannya,Pihaknya masih membaca sidik jari,apakah ada yang otentik dengan yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau tidak.
 
Karena keterbatasan personil,ujar Bernadus Okoka,sehingga pihaknya masih terus mendalami tentang sidik jari itu.
 
“kita masih melakukan perbandingan,ada berapa kesamaan yang kita dapat,kecurigaan awal pasti orang dalam,”bebernya.
 
Pasalnya,ungkap Bernadus Okoka,kuncinya ada 3 (tiga),pintu depan,tengah maupun berangkas,tidak mengalami kerusakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).Sehingga besar kemungkinan perbuatan itu,dilakukan orang yang tau.
“Muda mudahan ada Informasi dan petunjuk lain,kasus tersebut segera terungkap,”tutupnya.
 
Sementara seketaris BAPPEDA Raja Ampat,Muhidin Tafalas mengatakan , Silahkan konfirmasi dengan Kepala BAPPEDA.
 
“Saya tidak tau pesis,kapan hilangnya uang itu,jumlah persisnya,saya juga belum tau,” kata Muhidin,saat dikonfirmasi media ini melalui via telephon seluler,kamis (12/4) malam.
 
Namun,Muhidin mengaku,BAPPEDA Raja Ampat kehilangan uang sebesar Rp,200.000.000 (dua ratus juta rupiah) lebih.(Zainal La Adala)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here