Bakal Capres AS Joe Biden Akan Hadiri Pemakaman George Floyd Tanggal 9 Juni

Internasional

KORANBOGOR.com,MINNEAPOLIS-George Floyd, pria kulit hitam korban pembunuhan polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, direncanakan akan dimakamkan pada Selasa (9/6/2020).

Ayah tiga anak itu akan dimakamkan di kampung halamannya, Houston, Texas. Setelah upacara persemayaman di Minneapolis pada Kamis (4/6/2020), jenazah dibawa ke Houston.

Keluarga akan menggelar acara internal pada pemakaman yang dibiayai sepenuhnya oleh juara tinju Floyd Mayweather itu.

Laporan ABC13 melaporkan, prosesi pemakaman dimulai pukul 11.00 di Gereja The Fountain of Praise. Floyd diperkirakan akan dimakamkan di Houston Memorial Gardens, Pearland. Setengah dari mereka yang hadir merupakan keluarga Floyd.

“Setengah lainnya mencakup pejabat tinggi nasional dan tokoh-tokoh penting, termasuk bakal calon presiden yang juga mantan wapres AS Joe Biden,” demikian laporan ABC 13, mengutip sumber dari gereja.

Beberapa pejabat lain yang dijadwalkan hadir adalah Wali Kota Houston Sylvester Turner, politikus Partai Republik Sheila Jackson Lee dan Al Green, pengacara keluarga Floyd Benjamin Crump, serta Mayweather.

Sebelumnya kepolisian Minneapolis menaikkan dakwaan terhadap pelaku utama pembunuhan Floyd, yakni Derek Chauvin. Tak hanya itu tiga polisi lainnya didakwa berperan dalam pembunuhan.

Chauvin sebelumnya didakwa dengan pasal pembunuhan tingkat 3, namun ditingkatkan menjadi tingkat 2. Pembunuhan tingkat 2 kira-kira mirip dengan pembantaian, namun tidak disertai dengan persiapan terlebih dulu. Hal yang jelas hukumannya lebih keras.

Adapun tiga rekan Chauvin yaitu Tou Thao (34), J Alexander Kueng (26), dan Thomas Lane (37), dituduh membantu dan bersekongkol dengan Chauvin.

Floyd dibekuk karena diduga berusaha membeli rokok menggunakan uang palsu.

Keluarga Floyd menyebut penangkapan keempat polisi itu sebagai momen pahit sekaligus langkah maju menuju keadilan di AS.

“Para petugas ini tahu mereka bisa bertindak tanpa mendapat hukuman, mengingat pola dan praktik Departemen Kepolisian Minneapolis yang meluas dan berkepanjangan yang melanggar hak-hak konstitusional rakyat.

Kami sangat berterima kasih atas curahan dukungan oleh warga AS di kota-kota seluruh negeri, dan kami mendesak mereka untuk mengangkat suara demi mencapai perubahan dengan cara damai,” kata keluarga. (Red)