Lagunya Dipakai Untuk Kampanye Trump,Rolling Stones Tempuh Jalur Hukum

Internasional Selebriti

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Band legenderis Rolling Stones mengambil langkah tegas untuk mencegah Presiden Donald Trump menggunakan lagu-lagunya saat kampanye.

Band asal Inggris itu memberi peringatan secara resmi setelah pihak Trump mengabaikan peringatan sebelumnya.

Rolling Stones mengumumkan bahwa tim hukum dan organisasi performing rights BMI telah mengirim surat resmi kepada tim kampanye Trump.

Dalam surat itu, ada peringatan yang menyatakan jika tetap menggunakan lagu band tersebut, pihak Trump akan menghadapi tuntutan hukum.

“Atas nama Rolling Stones BMI sudah memperingatkan tim kampanye Trump bahwa penggunaan tanpa izin lagu mereka dinyatakan melanggar hak cipta,” kata pihak Rolling Stones, seperti dikutip kompas.com, Minggu (27/6/2020).

“Jika Donald Trump mengabaikan itu, dia akan menghadapi tuntutan hukum karena melanggar embargo dan memutar musik tanpa izin,” lanjut juru bicara Rolling Stones.

Rolling Stones sudah pernah memperingatkan pihak Trump tentang penggunaan lagu-lagunya.

Ketika itu Trump memutar lagu “You Can’t Always Get What You Want” pada sebuah kampanye pada pemilihan presiden 2016.

Band tersebut langsung mengeluarkan pernyataan resmi melalui Twitter bahwa mereka tidak pernah mendukung Donald Trump dan kampanye itu menggunakan lagu tersebut tanpa izin.

Namun lagu itu kembali diputar pada kampanye di Tulsa, Oklahoma, pada 20 Juni lalu. (Red)