Sepak Bola Spanyol Berduka,Jose Antonio Reyes Meninggal Dunia

Internasional

KORANBOGOR,com,MADRID-Kabar duka datang dari sepak bola Spanyol, setelah eks pemain Real Madrid dan Sevilla, Jose Antonio Reyes meninggal dunia karena kecelakaan mobil. Sevilla mengumumkan jika Reyes mengalami kecelakaan mobil hingga berakibat fatal di Spanyol, Sabtu (1/6) waktu setempat dan meninggal pada usia 35 tahun.

“Kami tidak bisa mengonfirmasikan berita yang lebih buruk. Bintang Sevilla yang dicintai, Jose Antonio Reyes, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas. Rest in peace,” tulis Sevilla.

Pemain kelahiran Utera ini merupakan produk akademi Sevilla, dan mulai dikenal banyak pecinta sepakbola saat bergabung dengan Arsenal pada Januari 2004. Bersama The Gunners, Reyes berhasil meraih gelar Liga Inggris, Piala FA dan tampil di final Liga Champions 2005/2006.

Reyes sempat dipinjamkan Arsenal ke Real Madrid pada musim 2006/2007. Reyes bertahan selama tiga musim bersama Meriam London sebelum hengkang ke Atletico Madrid di awal musim 2007/2008. Pemilik 21 caps di timnas Spanyol ini berpetualang ke beberapa klub. Ia bahkan sempat bermain di Liga China bersama Xinjiang Tianshan Leopard. Klub divisi Segunda, Extramadura, menjadi tim terakhir Reyes sebelum tewas.

Ucapan belasungkawa mengalir dari para figur sepak bola top dunia, bukan hanya dari klub-klub yang pernah diperkuatnya.

Namun juga dari Sergio Ramos, Robin van Persie, Cesc Fabregas, dan legenda Arsenal Thierry Henry di media sosial. “Aku hancur, remuk. Aku tidak bisa berkata-kata. Semua cinta untuk keluarga dia.

Kami akan selalu mengingatmu, teman. Beristirahatlah dengan tenang,” tulis Ramos yang merespons konfirmasi Sevilla akan kematian Reyes.

Fabregas pernah bermain bersama Reyes di Arsenal selama tiga musim pada 2003-2006. Setelah itu, Reyes kembali ke Spanyol setelah dipinjamkan ke Madrid. Gelandang AS Monaco itu mengunggah sebuah pernyataan yang disertai dengan foto-foto kebersamaan mereka.

“Seseorang yang rendah hati dan selalu tersenyum, pesepakbola yang hebat, dan orang yang fenomenal. Aku tidak bisa bangun tidur dengan cara yang lebih buruk lagi.

Aku tidak akan pernah lupa ketika kamu dan keluargamu mengajakku ke rumahmu untuk merayakan Natal pertamaku di Inggris, ketika aku sendirian dan masih berusia 16 tahun.

Aku tidak akan pernah melupakanmu, kami tidak akan pernah melupakanmu. Aku sangat menyayangimu.” . (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.