AMPAS TAHU SANG SAMPAH SUMBER ANTIOKSIDAN BAGI MANUSIA

0
118

KORANBOGOR.com,MEDAN-Susu kedelai merupakan salah satu pangan fungsional yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Susu kedelai dan produk berbasis kedelai lainnya merupakan sumber protein nabati, serat pangan, oligosakarida, vitamin dan mineral.

Proses pembuatan susu kedelai dan produk berbasis kedelai lainnya menghasilkan limbah padat berupa ampas kedelai yang jarang dikonsumsi oleh manusia sehingga memiliki nilai jual yang rendah.

Ampas kedelai atau disebut okara masih memiliki nilai gizi yang tinggi seperti kandungan protein, lemak, serat pangan, mineral, monosakarida dan oligosakarida.

Okara mentah memiliki kandungan isoflavone sebesar 22%,yang merupakan sumber antioksidan potensial,bersifat prebiotik,dan dapat menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.Oleh karena itu ampas tahu dapat dimanfaatkan sebagai obat maupun suplemen makanan yang dapat menunjang imunitas tubuh manusia.

Banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk memanfaatkan ampas tahu. Salah satu penelitian yang sudah dilakukan oleh Wirawan,Suliana dan Iskandar (2017) adalah pemanfaatan ampas kedelai untuk olahan pangan berupa kerupuk yang dilakukan di Malang.

Selain itu, ada penelitian yang memanfaatkan ampas kedelai sebagai bahan pelindung bakteri probiotik L. acidophillus di saluran cerna yang dilakukan oleh Yogeswara, Nursini dan Kusumawati (2015).

Kedua penelitian tersebut ingin memberitahu bahwa ampas tahu masih memiliki manfaat yang baik bagi manusia apabila diperlakukan dengan baik. Salah satu perlakuan yang dapat meningkatkan mutu pangan, obat-obatan yang berasal dari bahan alam adalah fermentasi.

Fermentasi merupakan proses penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana pada kondisi tanpa udara (aerob) yang dibantu oleh mikroorganisme baik jamur maupun bakteri sebagai agen pemfermentasi.

Mutu yang ditingkatkan melalui proses fermentasi salah satunya adalah aktivitas antioksidan.

Menurut wikipedia, antioksidan adalah senyawa yang dapat mencegah proses oksidasi yangmana dapat menghasilkan senyawa radikal bebas. Radikal bebas bisa memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel tubuh.

Oleh karena itu, untuk menjaga keseimbangan tingkat oksidasi pada tubuh manusia, maka dibutuhkan asupan makanan atau suplemen makanan yang memiliki aktivitas antioksidan.

Banyak penelitian yang telah dilakukan untuk meningkatkan aktivitas antioksidan dari bahan alam yaitu dengan melaksanakan proses fermentasi dengan beberapa metode fermentasi yang ada.

Salah satu dari beberapa metode tersebut adalah metode fermentasi padat atau biasa disebut dengan istilah solid state fermentation.

Solid state fermentation merupakan salah satu fermentasi sederhana, yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum dan juga memberikan hasil produksi yang cukup besar,dan tidak memerlukan banyak biaya produksi.

Solid state fermentation atau biasa disingkat dengan SSF dilaksanakan pada medium padat tanpa pengaliran air, tetapi air dibutuhkan untuk melembabkan media sehingga mikrorganisme baik jamur maupun bakteri dapat tumbuh dengan baik dan melaksanakan proses fermentasi tersebut.

Beberapa bahan alam yang mutu pangan dan potensi sebagai obat meningkat setelah diberi perlakuan fermentasi antara lain adalah kedelai hitam, kacang buncis,bahan obat-obatan herbal Cina,inti kelapa,dan beras.

Maka, bukanlah suatu hal yang mustahil apabila proses fermentasi diterapkan pada ampas tahu untuk meningkat potensinya yang baik untuk manusia.

Jika proses fermentasi dalam hal ini metode solid state fermentation diaplikasikan pada ampas tahu dan dilaksanakan sesuai dengan beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya,maka aktivitas antioksidan pada ampas tahu akan meningkat dan potensinya sebagai obat akan meningkat pula.

Selain itu, jumlah protein yang ada pada ampas tahu juga meningkat, dan kandungan lemak dalam ampas tahu berkurang.

Hal ini terjadi karena selama proses fermentasi, mikroorganisme yang digunakan untuk proses fermentasi tersebut mengkonsumsi lemak dan menghasilkan enzim yang berperan dalam reaksi pembentukan protein.

Dengan demikian, maka ampas tahu bukan hanya akan sekedar menjadi ampas tahu yang akan terbuang, melainkan juga suatu bahan yang berperan sebagai sumber antioksidan dan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

BIODATA PENULIS

Nama Penulis : Levy Nathanael Nababan

Alamat 1 : Jl. Binjai km. 10,8 ; Jl. Pardede, gg. Parmonangan, no. 104, K  Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara  20127

Alamat 2 : Jl.Sisingamangaraja,Desa Sitoluama Kampus Institut  Teknologi Del,Kecamatan Laguboti,Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara, 22381

Tempat/Tanggal Lahir : Medan/03 Maret 1998

Status Pekerjaan : Mahasiswa

Email : levynababan26@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here