5 Manfaat Cuka Apel Untuk Kesehatan Tubuh

Bogor Now Kampus Kita

KORANBOGOR.com – Cuka apel adalah salah satu bahan alami rumahan yang dikenal manfaatnya untuk kesehatan. Selain bermanfaat sebagai saus untuk salad,perisa, serta pengawet makanan,cuka apel dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan rumahan guna mengatasi berbagai penyakit.
Cuka sari apel atau cuka apel adalah cairan yang dibuat dengan cara menghaluskan apel dan memeras cairannya.

Setelah cairan apel didapat, kemudian bakteri dan ragi akan ditambahkan ke dalam cairan guna memulai proses fermentasi alkohol.Selain ragi, gula juga ditambahkan ke dalam cairan apel untuk diubah menjadi alkohol.

Pada proses fermentasi kedua, alkohol diubah menjadi cuka oleh bakteri pembentuk asam asetat. Meski kandungan vitamin dan mineralnya tidak banyak, kandungan cuka apel berupa antioksidan, asam amino, dan potasium, nyatanya dapat memberikan efek positif bagi kesehatan.

Namun perlu diingat, jika kamu ingin mengonsumsi cuka apel, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah cara meminumnya.Kamu sangat tidak disarankan untuk langsung meminum cuka apel tanpa dilarutkan dalam air terlebih dahulu.

Karena sifatnya yang asam, jika tidak dicampur dengan air, cuka apel malah bisa melukai tenggorokan dan dapat merusak enamel gigi.

Dan mengonsumsinya pun tidakboleh berlebihan, konsumsi cuka apel setidaknya 1 sampai 2 sendok makan per harinya dengan mencampurkannya dalam larutan air dianggap sudah cukup. Berikut ini manfaat cuka apel yang koranbogor.com telah rangkum dari berbagai sumber.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan
    Salah satu manfaat cuka apel yang banyak dipercaya yaitu membantu menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi 2 sendok makan campuran cuka apel dan air setiap hari akan mengalami penurunan berat badan lebih cepat dibandingkan mereka yang tidakmengonsumsinya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa cuka apel dapat meningkatkan rasakenyang sehingga membantu seseorang untuk makan lebih sedikit kalori. Dengan demikian, timbunanlemak di perut akan lebih cepat hilang dengan mengonsumsi cuka apel.

Ini karena kandungan asam asetat pada cuka apel rupanya dapat membantu membakar lemak, meningkatkan metabolisme tubuh, serta dapat menekan nafsu makan. Berdasarkan studi, mengonsumsi cuka apel sebanyak 1-2 sendok makan setiap hari selama 12 minggu menghasilkan penurunan berat badan 1.2-1.7 kilogram. Tentu saja, manfaat ini hanya bisa diraih jika Anda juga menerapkan pola makan sehat dan seimbang.

  1. Mengatur Kadar Gula Dalam Darah
    Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Universitas Arizona, cuka apel dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes. Hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah mereka tetap dalam batas normal. Memang sudah seharusnya penderita diabetes menjaga pola makannya.
    Namun, dengan menambahkan cuka apel sebelum menyantap makanan, kadar gula darah Anda akan menjadi lebih rendah. Hal ini karena cuka apel dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.
    Kadar gula darah yang kelewat tinggi atau dikenal dengan istilah diabetes dapat memicu berbagai penyakit.Mulai dari serangan jantung, gagal ginjal, stroke, dan kebutaan.Ketika mengonsumsi cuka apel sebelum makan, maka cuka apel bekerja dengan cara memperlambat proses pelepasan gula dari makanan ke dalam darah. Ini mencegah kita mengalami sugar rush, suatu keadaan di mana kadar gula dalam darah melonjak tiba-tiba setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.
    Maka, manfaat cuka apel dapat membantu penderita diabetes dalam mengontrol kadar gula dalam darah setelah makan. Waktu terbaik bagi penderita diabetes untuk mengonsumsi cuka apel adalah sebelum makan, yakni dengan cara mencampurkan cuka apel sebanyak 2 sendok teh dengan air.
  2. Menjaga Kesehatan Jantung
    Cuka apel dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. Berkat adanyamanfaat cuka apel yang satu ini, risiko penyakit jantung , serangan jantung , dan stroke bisa diminimalkan. Mengonsumsi cuka apel secara teratur dapat menurunkan kadar lemak dalam darah (lipid), dengan menurunkan kadar lipid dapat membantu mencegah penyakit jantung.
    Berdasarkan studi dari Harvard, wanita yang memiliki kebiasaan makan salad dengan cuka apel memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami penyakit jantung koroner. Ini karena cuka apel mengandung senyawa asam linolenik alfa, yang ternyata baik untuk kesehatan jantung.
  3. Mengatasi Masalah Pencernaan
    Cuka apel dapat membantu mengatasi rasa mulas, mengurangi kembung, dan meningkatkan fungsi
    saluran pencernaan secara keseluruhan. Manfaat cuka apel tersebut bisa dirasakan berkat rasa asam alami, yang dapat membantu memecah makanan di dalam saluran pencernaan.
    Cuka apel menghasilkan senyawa pektin yang membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.Keberadaan bakteri baik di usus ini sangat baik bagi pencernaan, karena dapat melancarkan saluran cerna serta mencegah peradangan pada organ cerna.Karena cuka apel berperan sebagai antibiotik alami, beberapa peneliti menyimpulkan bahwa bahan ini juga efektif untuk mengatasi diare akibatinfeksi bakteri.
    Beberapa bukti penelitian juga menunjukkan bahwa cuka apel dapat memperlambat proses pencernaan
    sehingga memberikan waktu untuk feses dapat mengeras sebelum dikeluarkan. Dengan mengonsumsi

cuka apel, juga dapat membantu kerja sistem imun dan bagi sebagian orang bisa mencegah sembelit semakin parah. Tidak hanya sembelit, konsumsi cuka apel juga dapat membantu mengatasi gangguan asam lambung dan maag, meskipun hal ini tergantung dari masing-masing orang dan apa penyebab terjadinya maag tersebut.

  1. Untuk Obat Psoriasis Alami
    Biasanya, manfaat cuka apel lebih banyak digunakan untuk mengawetkan makanan. Semakin berkembangnya zaman, National Psoriasis Foundation telah berhasil menemukan manfaat cuka apel
    sebagai obat psoriasis alami, terutama untuk psoriasis pada kulit kepala. Cuka apel memiliki sifatantiseptik yang dapat membantu mengurangi iritasi dan gatal akibat psoriasis. Beberapa orang bahkan sudah membuktikan adanya penurunan gejala psoriasis setelah merasakan manfaat cuka apel selama beberapa minggu.

Penulis: Rifka Safira