AKTIVITAS SEBLUM MASUK KE KELAS SEBAGI ALAT MEMOTIVASI SISWA DI SD NEGERI KERTEN

Bogor Now Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pendidikan dalam bahasa Inggris : education adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.

Oleh karean itu kami mahasiswa KKN Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa tahun 2019/2020 priode 2 padepokan 81 di desan Kerten menggunakan gambarr sebagai alat memotivasi siswa.

Yang akan di terapkan pada kamis, 16 januari 2020 di SD Negeri Kerten pada kelas 4 dan dalam penelitian ini kami akan menggunakan 3 jenis gambar yang berbeda sebagai pilihannya.

Setiap gambar di atas memiliki manfaat  yang berbeda-beda berikut ini penjelasan dari setiap gambar yang di gunakan. 

  1. Pilihan pertama ada gambar berbentuk hati 

Saat anak memilih gambar berbentuk hati maka anak memilih untuk berpelukan kepada sang guru.  Gambar hati disini melambangkan sebagai kedekatan dengan cara berpelukan. Pemilihan gambar hati berarti siswa akan berpelukan dengan guru.  Dengan adanya kontak fisik secara langsung antar guru dan siswa, maka guru akan lebih mudah dalam memahami siswa. 

Selain itu  berpelukan memiliki beberapa manfaat yang baik bagi pertumbuhan jika di lakukan dengan benar. Seperti yang di kemukakan oleh ALODOKTER yang ditinjau oleh dr. Martianti pada 24 januari 2019 berpelukan memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. Menjalin hubungan yang harmonis 
  2. Membuat sesorang merasa aman dan terlindungi
  3. Menumbuhkan perasaan positi
  4. Memperkuat daya tubuh
  5. Baik untuk kesehatan jantungn dan meredakan seters.

Saat anak memilih gambar berbentuk hati secara tidak langsung anak menunjukan rasa nyaman nya terhadap sang guru dan siswa berusaha mengenal dan  mendekatkan diri kepada guru nya. Selain itu dari intraksi secara langsung guru dapat merasakan kedeakatan kepada siswa dan guru dapat mengetahui suasana hati siswa nya.

  1. Pilihan kedua adalah berjaba tangan 

Berjaba tangan sudah menjadi kebiasaan, bahkan berjaba tangan sudah menjadi sebuah etika. Bahkan secara ilmiah terdapat manfaat berjaba tangan, seperti yang telah disebutkan dalam laporan yang dimuat dalam “Journal Of Cognitive Neuroscience”. Ternyata hasil ketika kita berjaba tangan otak akan memproduksi hormone kebahagian atau Endorphin yang memberikan rasa bahagia ketika bertemu dan berjaba tangan dengan orang lain. 

Maka dapat disimpulakn saat siswa memilih gamabr nomor dua yaitu berjaba tangan maka aktifitas tersebut dapat menurunkan dampak negative dan memberikan pengaruh dapak positif

  1. Pilihan ketiga adalah gambar toss (High Five)

Tahukah kamu meskipun hanya sebuah gerakan sederhana. Toss ternyata juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan bahkan membuat seseorang merasa positif dan bersemangat.

Meskipun tanpa alasan yang jelas, toss dapat membuat seseorang merasa senang dan bersemangat. Hal ini terjadi karena toss memiliki energy positif yang membawa kebahagiaan sehingga membuat seseorang tersenyum. 

Selain itu menurut Dacher Kaltner yang merupakan ahli psikologi di Universitas California sentuhan fisik seperti toss adalah salah satu bahas tubuh pertemenan yang di pelajari oleh manusia.

Selain itu toss juga merupakan salah satu ekspersi emosional tertinggi manusia, karea itulah saat seseorang melakukan toss kepercayaan akan meningkat sehingga dua orang yang melakukan toss akan merasa lebih akrab. 

Setelah 2 minggu., lebih tepat nya pada kamis, 30 januari 2020 ada nya perubah tingkah laku dari anak-anak kelas 4 setelah menerapkan metode gambar sebelum masuk kedalam kelas.

Anak-anak lebih bersemangat saat akan masuk kelas, Guru lebih mudah memahami siswa-siswa nya, dan dengan adanya aktivitas sebelum masuk kelas. Membuat siswa menjadi bersemangat untuk datang kesekolah.

(Red/Nanik triytami 2017015070 )