Dampak Negatif Gadget Bagi Anak Sekolah Dasar

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Gadget adalah media yang dipakai sebagai alat komunikasi modern. Gadget semakin mempermudah kegiatan komunikasi manusia.

Kini kegiatan komunikasi telah berkembang semakin lebih maju dengan munculnya gadget.Gadget adalah perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus.

Hasil penelitian menunjukkan kebanyakan gadget yang diberikan para orang tua kepada anaknya adalah berdasarkan keinginan anaknya.

Untuk tujuan tertentu seperti untuk mengenalkan teknologi lebih dini atau sekedar untuk membuat anaknya tidak bosan.

Bagi orang tua yang seperti ini lebih beranggapan bahwa dengan gadget pada siswa Sekolah Dasar dapat memperluas jaringan persahabatan mereka karena dapat dengan mudah dan cepat bergabung ke sosial media yang telah disediakan.

Terkadang juga gadget dapat dijadikan para orang tua untuk mengalihkan anak- anak agar tidak mengganggu pekerjaan orang tuanya sehingga para orang tua menyediakan fasilitas berupa gadget untuk anaknya yang masih berusia Sekolah Dasar. 

Pada salah satu penelitian oleh Novitasari (2016) penggunaan gadget pada siswa Sekolah Dasar menyebutkan bahwa pemakaian gadget lebih menyenangkan dibandingkan dengan bermain dengan teman sebayanya.

Hal ini tak lepas oleh berbagai aplikasi permainan yang terdapat pada gadget yang tentunya lebih menarik perhatian anak-anak ini dibandingkan dengan permainan- permainnan yang terdapat di lingkungan sekitarnya.

Selain itu juga, orangtua meng”iya”kan bahwa saat anak- anaknya bermain gadget cenderung anak-anak ini diam di depan gadgetnya masing-masing tanpa mempedulikan dunia sekitarnya.

Secara tidak sadar, anak-anak sudah mengalami ketergantungan menggunakan gadget. Ketergantungan inilah yang menjadi salah satu dampak negatif yang sangat berpengaruh

Seperti yang diketahui bahwa usia Sekolah Dasar merupakan usia anak dapat mengasah kemampuan bersosialisasinya dengan baik dilingkungan sosial. Namun,dari penelitian yang dilakukan terhadap responder menyatakan bahwa dalam penggunaan gadget selalu dibatasi durasinya dan selalu dilakukan pengawasan sehingga hal tersebut tidak terjadi. Menurut Maulida (2013) Tanda-tanda anak usia Sekolah Dasar kecanduan gadget sebagai berikut:

  1. Kehilangan keinginan untuk beraktivitas.
  2. Berbicara tentang teknologi secara terus menerus.
  3. Cenderung sering membantah suatu perintah jika itu menghalangi dirinya mengakses gadget.
  4. Sensitif atau gampang tersinggung, menyebabkan mood yang mudah berubah.
  5. Egois, sulit berbagi waktu dalam penggunaan gadget dengan orang lain.

  Dari ciri-ciri tersebut, dapat dilihat ternyata penggunaan gadget pada siswa SD dapat mengurangi interaksi sosialnya dalam kehidupan sehari-hari baik itu dengan orang tuanya, teman sebayanya, maupun dengan masyarakat.

Untuk itu, ada baiknya orang tua perlu mendampingi dan membimbing anaknya saat sedang menggunakan gadget.

(Red/ Noviska Sotya Yuditha mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta  )