Membudayakan Hidup Bersih dan Sehat bagi siswa Sekolah Dasar

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Sekolah merupakan tempat untuk menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, serta membuat yang tidak tahu menjadi tahu.

Tahapan sekolah formal pada umumnya dimulai saat anak-anak berada disekolah dasar. Diusia ini anak tentunya masih perlu banyak bimbingan dari orang tua dan guru sekolahnya.

Apalagi dalam pembelajaran, anak masih harus dituntun dan dilatih agar nantinya terbiasa. Salah satu hal yang tentunya harus diajarkan oleh orang tua dan guru misalnya yaitu tentang budaya hidup bersih dan sehat.

Bukanlah hal yang mudah melakukan hal ini, karena anak-anak umumnya masih belum memahami akan pentingnya hidup sehat.

Apalagi kadang anak-anak suka membuang sampah sembarangan serta kebiasaan jajanan yang tidak sehat.

Disinilah anak perlu diberi arahan agar mereka tahu dan memahaminya.  Akan tetapi baik orang tua maupun guru bisa melakukan hal-hal yang dapat membuat anak terbiasa akan perilaku hidup bersih dan sehat.

Salah satu caranya bagi orang tua maupun  guru disekolah menghadapi hal tersebut dengan cara, yaitu : pertama dalam kaitannya dengan hidup bersih .

Orang tua dirumah bisa mengajarkan anaknya untuk membersihkan diri mereka sendiri seperti mandi dua kali sehari, memotong kuku seminggu sekali,mengosok gigi pagi dan malam sebelum tidur dan mencuci tangan sebelum makan.

Hal-hal sederhana ini bisa diajarkan untuk anak SD dirumah sehingga jika dilakukan secara rutin tentukannya anak akan terbiasa. 

Untuk guru bisa mengajari anak untuk membuang sampah pada tempatnya tidak hanya mengajari tetapi juga mempraktikkannya agar siswa dapat meniru hal yang dilakukan oleh gurunya selain itu juga membiasakan untuk melakukan piket membersihkan kelas  ; kedua dalam kaitannya dengan Kesehatan,

Orang tua dirumah bisa memberikan anak makanan sehat seperti makanan 4 sehat 5 sempurna ini merupakan hal yang sangat baik guna perkembangan anak.

Untuk Guru sendiri bisa mengajari anak untuk tidak jajanan sembarangan, dengan memberi tahu dampak atau bahaya jajanan sembarangan hendaknya membuat anak menjadi teliti dalam membeli  jajan.

Agar anak-anak tidak jajan sembarangan guru pun bisa membuka kantin sehat untuk anak-anak guna mengantisipasi anak jajanan sembarangan.

Dari semua cara yang telah ada dengan begitu diharapkan dapat memudahkan guru dan orang tua agar anak  Sekolah Dasar dapat membiasakan hidup bersih dan sehat.

(Red/ Siti Khodija,Mahasiswa PGSD di Universitas Sarjanawiyata TamansiswaYogyakarta )