Mengembangkan Keterampilan Peserta Didik di Masa Pandemi

Bogor Now Kampus Kita

Oleh : Ayu Qodariah,(Mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa)

KORANBOGOR.,com,YOGYAKARTA-Ditengah wabah saat ini semua kalangan melakukan aktivitas dengan keterbatasan, tidak bebas dan hati-hati dikarenakan melakukan kegiatan diluar rumah harus menggunakan protokol kesehatan.

Begitu pula sama halnya dengan dunia Pendidikan, dimana semua siswa
harus melakukan belajar dari rumah dan dibimbing oleh guru melalui teknologi atau sosial media.

Ini tentu menghambat aktivitas para siswa untuk mengembangkan keterampilannya dalam semua bidang. Hal ini membuat anak harus melakukan kegiatan belajarnya dirumah dengan bantuan orang tua.

Keterampilan merupakan kemampuan atau keahlian yang dimiliki seseorang, yang kemudian dilatih dan dikembangkan akan memberikan dampak kemajuan pada orang tersebut sehingga dapat menjadi ahli pada bidang tertentu yang ditekuninya.

Adanya keterampilan pada anak supaya imajinasi dan kreatifitas pada anak dapat dikembangkan dan anak bisa berani dalam menampilkan keterampilan yang dimilikinya.

Tujuan mengembangkan keterampilan pada anak yaitu supaya anak bisa bersaing secara efektif dalam kegiatan sekolah atau kegiatan lainnya.
Keterampilan dasar yang dimiliki anak

  1. Menjaga kesehatan dan keselamatan
    Anak mengenali serta menempuh pola hidup sehat berkaitan dengan pola makan, pola tidur, serta pola kegiatan yang sehat. Anak mempunyai berolahraga untuk membuat tubuhnya sehat serta fit,seperti bela diri, renang, sepak bola dan lain-lain. Anak juga mempunyai keterampilan
    melaksanakan pertolongan pertama baik untuk dirinya ataupun sekitarnya.
  2. Literasi
    Anak memiliki keterampilan membaca dan mengerti isi yang bacaan, terampil membaca petunjuk, membaca resep, membaca rambu lalu lintas, membaca tabel dan informasi yang ada di sekitarnya.
  3. Mengurus diri sendiri

Anak terampil mengatur waktunya sendiri, mengatur waktunya untuk bermain dan belajar, bisa membuat rencana dan menepati rencana yang dibuatnya, mengetahui nilai baik-buruk, dan terampil mengambil keputusan dalam aneka kondisi.

  1. Berkomunikasi
    Anak terampil dan mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, mengajukan pertanyaan dan bercakap-cakap, berkenalan dengan orang baru, memberi mengapresiasi, dan melakukan negosiasi dengan orang lain.
  2. Melayani
    Anak terampil melayani orang lain, dimulai dengan berkontribusi untuk keluarga melalui pekerjaan rumah (membereskan tempat tidur, menyapu, mengepel, mencuci, menyeterika, menyiram tanaman, dll) dan terlibat dalam aktivitas sosial.
  3. Menghasilkan makanan
    Anak menghargai makanan yang dihidangkan di makan dan terlibat dalam kegiatan memproduksi makanan, mulai bercocok tanam, mengolah bahan pangan, dan terampil memasak sebagai bekal
    hidup mandiri.
  4. Perjalanan mandiri
    Anak terampil menggunakan alat transportasi mulai dari terampil naik sepeda, naik kendaraan umum,membaca peta,pergi ke manapun diinginkan dan dapat kembali ke tempat asal dengan aman.
  5. Memakai teknologi
    Anak terampil menggunakan gadget untuk membantu kegiatannya, mengenal batasan hukum & etik dalam pemakaian, menghindari ketergantungan & kecanduan, serta mampu menggunakan
    teknologi secara produktif.
  6. Transaksi keuangan
    Anak terampil berbelanja baik di supermarket maupun di pasar tradisional, mampu mengelola uang pribadi untuk di belanjakan dan di tabung, bisa melakukan transaksi melalui sistem keuangan, serta mengalokasikan uangnya untuk investasi.
  7. Berkarya

Anak menjalani hidup yang bermanfaat, terampil membuat satu atau lebih suatu karya atau kerajinan (tulisan, cerita, video, musik, gambar dan pekerjaan tangan) sesuai minat dan kemampuannya.

Cara mengembangkan keterampilan peserta didik di masa pandemi adalah sebagai berikut :

  1. Memberikan tugas untuk membuat kerajinan
    Hal ini dilakukan supaya anak tetap bisa mengembangkan keterampilannya walau bukan disekolah.
  2. Kerajinan ini bisa berupa menyuruh anak membuat kerajinan dari stik eskrim, botol bekas, koran, kardus dan lain-lain. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas anak dan menambah wawasannya terhadap barang-barang dan lingkungan disekitarnya.Berikan tugas atau permainan dengan metode yang menyenangkan

Memberikan tugas dengan medtode yang berfokus pada aspek kolaborasi, komunikasi, riset, mencari solusi, berpikir kritis, dan kreativitas. Manfaat dari kegiatan ini sebagai berikut :

 Anak belajar berproses, melihat pola, berlatih keterampilan berpikir kreatif, kolaborasi, dan komunikasi; Pembelajaran yang digunakan berbasis teknologi ilmiah dan kemampuan menyelesaikan masalah di dunia nyata; Anak dilatih untuk berani menyampaikan ekspresi diri, baik kritik maupun pendapat.

Hal ini meningkatkan kemampuan komunikasi verbal dan non verbal anak, sehingga anak terbuka terhadap persepsi orang lain; Mengembangkan potensi anak untuk membuat koneksi antara bahan pembelajaran, desain pembelajaran, serta lingkungan di sekitarnya;
 Anak menemukan berbagai informasi sehingga menuntutnya untuk berpikir kreatif dan kritis terhadap hal-hal baru. Mereka didorong untuk memecahkan masalah bersama guru dan teman sebayanya.

  1. Membuat pajangan di rumah
    Supaya anak termotivasi dengan kegiatan membaca, setiap selesai membaca satu buku cobalah tugaskan mereka untuk membuat karya kreatif yang memuat isi buku yang sudah dibaca. Bentuknya bisa berupa poster, cerpen, puisi, atau sinopsis yang ditulis dengan kata- kata siswa sendiri.