Menumbuhkan Minat Baca Anak 

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pada sekarang ini “membaca” memang menjadi sesuatu yang sangat tabu dikalangan anak-anak. Karena dalam benak anak-anak tersebut membaca adalah hal yang membosankan bahkan dapat membuat mereka cepat mengantuk.

Itulah hal yang dipikirkan oleh anak-anak tentang membaca. Padahal membaca itu mempunyai arti melihat serta memahami isi yang disajikan dalam bentuk tulisan. Membaca memang hal yang mungkin banyak tidak disukai oleh anak-anak terutama anak-anak sekolah dasar kelas bawah.

Dan di Negara kita, Negara Indonesia ini menjadi Negara yang mempunyai minat baca rendah dibandingkan Negara lainnya. Dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa itu masih sangat relative sedikit yang mempunyai hobi membaca.

Padahal membaca itu sangat penting bagi diri kita karena dari membaca kita akan mendapatkan berbagai informasi maupun ilmu pengetahuan. Pepatah mengatakan bahwa “membaca adalah jendela dunia”.

Begitu banyak manfaat yang akan didapatkan dari membaca, tetapi mengapa minat membaca masih sangat rendah? Disamping minat membaca anak yang masih sangat rendah ternyata banyak faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah: 

  1. Acara televisi yang lebih menarik daripada membaca.

Menonton acara televisi memang lebih menarik  daripada membaca yang hanya membuat anak cepat merasa mengantuk dan membosankan jadi anak lebih memilih untuk menonton televisi.    

  1. Game di gadget yang lebih seru

Game memang sering membuat anak menjadi lupa segalanya mulai dari makan, mandi bahkan sampai dengan tugas sekolah karena mereka merasa lebih asyik dan seru daripada melakukan kegiatan yang lainnya.

  1. Kurangnya perhatian orang tua

Sekarang ini banyaknya orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya sehingga beliau lupa kalau kewajibannya sebagai orang tua itu belum dilaksanakan dengan semaksimal mungkin, jadi anak merasa bebas tidak perlu belajar karena tidak disuruh oleh orangtuanya. 

  1. Sarana perpustakan yang tidak menarik

Perpustakaan memang harus didesain sebaik mungkin untuk menggugah minat baca pada diri anak. Apabila sarana perpustakaan yang tidak mendukung maka minat anak untuk pergi ke perpustakaan juga tidak ada.

Banyaknya faktor yang mengganggu konsentrasi anak jika ingin belajar membaca. Karena jika hanya membaca buku,apalagi buku materi pengetahuan pasti akan membuat anak akan merasa cepat bosan dan mengantuk.Untuk itu perlu diberikan metode yang menarik agar anak bisa menyukai kegiatan membaca meskipun hanya sebentar tetapi dilakukan setiap hari.

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menarik perhatian anak yaitu dengan buku yang disertai dengan gambar, jadi buku tersebut tidak hanya berisi teks tetapi juga ada gambarnya sehingga anak baru melihat saja sudah tertarik kemudian anak penasaran dengan isi buku tersebut. Itulah salah satu metode yang dapat digunakan untuk menarik perhatian anak agar dapat menyukai kegiatan membaca.

Mengingat begitu pentingnya membaca untuk pribadi seseorang, tetapi sekarang ini tidak terlalu diminati oleh sebagian besar orang terutama anak-anak.

Untuk itu peran orang tua dirumah serta guru di sekolahan harus dapat menggugah minat membaca pada diri anak.Guru serta orangtua harus bisa membiasakan anaknya atau siswanya untuk membaca walaupun hanya sebentar itu dapat menumbuhkan minat membaca pada diri anak.

(Red/Ernanda Pradita, Nim : 2018015220, Kelas : 3F, Mahasiswi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta)