Menurunnya Keberhasilan Belajar Anak Di Masa Pandemi

Bogor Now Kampus Kita

Oleh :Dea Amanda Putri

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Seluruh dunia saat ini sedang digemparkan dengan virus corona yang berasal dari Wuhan sejak awal merebaknya pada tanggal 31 Desember 2019. Salahsatunya menjangkit negara Indonesia.

Hal ini sangat berdampak pada kegiatan belajar-mengajar karena pembelajaran harusdilakukan secara jarak jauh guna meminimalisir penyebaran virus corona di Indonesia.

Keberhasilan atau kegagalan suatu pendidikan pada dasarnya dapat dilihat dari perubahansikap dan tingkah laku atau dari prestasi hasilpembelajaran yang dicapai oleh anak didik yang telah mendapat proses pembelajaran.

Tetapi tidak semua kegiatan belajar mengajar bisa mendapatkan hasil yang optimal sesuai yang diinginkan oleh guru dalam mencapai KKM yang
telah ditetapkan.

Apa yang telah dicapai oleh siswa melakukan kegiatan belajar sering disebut hasil belajar. Faktor internal adalah faktor yang timbul dari dalam diri individu itu sendiri,adapun yang dapat digolongkan ke dalam faktor internal adalah sikap, malas, waktu,menggampangkan tugas, cara belajar dirumah dan terlalu santai.

Adakalanya perkembangan iniditandai oleh kemajuan-kemajuan yang berbeda antara satu anak dengan anak lainnya ,sehingga seseorang anak pada usia tertentu sudah memiliki tingkat kecerdasaan yang lebih tinggi
dibandingkan dengan kawan sebayanya.

Faktor eksternal adalah faktor- faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar yang sifatnya diluar diri siswa, yaitu lingkungan keluarga,sekolah dan masyarakat.

Faktor lingkungan keluarga, sosial ekonomi keluarga yang memadai, seseorang lebih berkesempatan mendapatkan fasilitas belajar yang lebih baik, mulai dari buku,alat tulis dan hingga pemilihan sekolah .

Pendidikan orang tua, orang tua menempuh jenjangpendidikan tinggi cenderung lebih memperhatikan dan memahaminya pentingnya pendididikanbagi anak-anaknya, dibandingkan dengan mempunyai pendidikan yang lebih rendah.

Dukungan keluarga merupakan salah satu pemacu semangat berprestasi bagi seseorang, Keadaan keluargamerupakan lingkungan terkecil dalam masyarakat tempat seseorang dilahirkan dan dibesarkan . Keluarga adalah lembaga pendidikan pertama dan utama. Keluarga yang sehat besar artinya untuk pendidikan kecil, tetapi bersifat menentukan dalam ukuran besar yaitu pendidikan bangsa,negara dan dunia.

Ada rasa aman itu membuat seseorang akan terdorong untuk belajar secara
aktif., karena rasa aman merupakan salahsatu kekuataan pendorong dari luar yang menambahmotivasi untuk belajar.Keadaan sekolah merupakan lembaga pendidikan formal pertama yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar siswa , karena itu lingkungan sekolah

yang baik dapat mendorong untuk belajar yang lebih giat. Keadaan sekolah ini meliputi carapenyajiaan pelajaran, hubungan guru dengan siswa kurang baik akan mempengaruhi hasil- hasil belajarnya.

Beberapa faktor internal yang berpengaruh dalam belajar siswa yaitu sikap, malas,waktu, menggampangkan tugas, cara belajar siswa sirumah dan terlalu santai.

Sedangkan faktor eksternal yang berpengaruh dalam belajar siswa adalah faktor dari keluarga seperti masalah dari keluarga yang mempengaruhi belajar, dan dari faktor sekolah lebih banyak dipengaruhi oleh
gurunya.

Karena guru tidak hanya sekedar memberi ilmunya tetapi juga secara tidak langsungmemberikan watak kepada siswa. Jadi dukungan dari guru sangat dibutuhkan agar siswasemangat untuk belajar.

Selama pembelajaran jarak jauh berlangsung anak menjadi malas untuk belajar. Gameonline menjadi salah satu penyebab menurunnya semangat belajar anak, kini game online bagaikan candu bagi anak dimasa pandemi seperti ini sehingga sulit bagi mereka untuk meninggalkan game tersebut.

Banyak sekali orangtua yang mengeluhkan hal tersebut karena
anak-anak sulit untuk diajak belajar dan lebih memilih menghabiskan waktu untuk bermain.

Kurangnya pengawasan dari orangtua sehingga anak beresiko kehilangan pembelajaran ataulearning loss.

Disini peran orangtua sangatlah penting untuk mengatur waktu si anak dan membimbing mereka saat belajar serta melihat perkembangan anak dalam belajar apakah membaik atausebaliknya .

Guru juga harus menyesuaikan ketika dimasa pandemi seperti iniuntuk meningkatkan semangat belajar anak seperti menemukan metode pembelajaran yang baruagar tidak membosankan seperti memberikan gambaran atau penjelasan kepada anak yang dapatdituangkan dalam sebuah permainan (games) yang bisa dilakukan dirumah bersama orangtua
serta meminimalisir pemberian tugas agar tidak menyebabkan anak menjadi stress, kesehatanmental terganggu dan melemahnya imun tubuh. Pandemi seperti ini kesehatan sangat lah penting mengingat bahwa anak mudah sekali untuk terpapar virus corona atau yang biasa kita kenal
sebagai covid-19 (n-CoV).

(Red)